Jago Lagu
Jago Lagu
  • Selasa, 20 Apr 2021
  •  

Terbaru, Nomor HP Pengguna Facebook Dijual Rp 280.000 di Telegram

Terbaru, Nomor HP Pengguna Facebook Dijual Rp 280.000 di Telegram

Terbaru, Nomor HP Pengguna Facebook Dijual Rp 280.000 di Telegram (Kompas)

YukCopas.my.id - Sebanyak 533 juta data pengguna Facebook, sesuai user ID dan nomor telepon (HP) diperjualbelikan secara ilegal oleh hacker, dengan memanfaatkan bot di aplikasi pesan instan Telegram.

Kasus ini pertama kali diungkap oleh Alon Gal, Chief Technical Officer pada perusahaan keamanan siber Hudson Rock. Menurut Gal, ini adalah imbas dari kebocoran data Facebook yang terjadi pada Agustus 2019 lalu.

Gal turut memaparkan bahwa sang hacker memanfaatkan bot yang tersedia pada aplikasi Telegram. Bot ini memungkinkan seseorang mengetahui user ID pengguna Facebook, apabila mereka sudah mempunyai nomor telepon pengguna yang dicari.

Sebaliknya, apabila calon pembeli sudah memiliki user ID Facebook seseorang, maka bot akan mencari nomor telepon pengguna yang bersangkutan.

Agar dapat mengakses data-data ini, peminat diminta membeli kredit. Satu kredit diperlukan untuk setiap satu nomor telepon atau identitas pengguna Facebook yang ingin diakses. Adapun harga yang dipatok untuk satu kredit adalah 20 dollar AS (sekitar Rp 282.000).


Sang hacker turut menawarkan pembelian dalam jumlah banyak, yakni sebesar 5.000 dollar AS (sekitar Rp 70,5 juta) untuk setiap 1.000 kredit yang dijual.


Dihimpun KompasTekno dari Motherboard, Rabu (27/1/2021), bot ini diklaim telah menampung ratusan juta data pengguna yang tersebar di berbagai negara, mulai dari AS, Kanada, Inggris, Australia, serta puluhan negara lainnya.

Meski disebut kebanyakan nomor telepon yang bocor berasal dari kebocoran data Facebook pada 2019 lalu, akan tetapi kasus ini tetap mengancam risiko pengguna. Sebab, tidak banyak orang yang rutin mengganti nomor pribadi mereka.


Hingga saat ini belum diketahui secara pasti apakah bot yang dimaksud telah dihapus oleh pihak Telegram atau belum. Namun apabila bot tersebut telah dihapus, ironisnya para hacker masih dapat mengakses data-data tersebut melalui internet.


Aktifkan Notifikasimu


Jadilah yang pertama menerima update berita penting, topik menarik, dan informasi lainnya

Aktifkan

Belum berhasil mengaktifkan notifikasi Kompas.com? Klik di sini


(KOM)

Total dibaca: 104x | Berikan Komentar!


Bayu Setiawan
Penulis : Bayu Setiawan
No Internet No Life

Teknologi akan melampaui interaksi manusia. Dunia akan memiliki generasi idiot.

Komentar (2)
Riko Satria
27 Jan 2021, 07:10 WIB

hehehe, kunjungan pertamax. sangat bermnafaat!

Eko Putra
27 Jan 2021, 07:10 WIB

superrr sekali yaa?

Tinggalkan Komentar
Ingatlah untuk selalu berkomentar dengan sopan sesuai pedoman situs ini
* Anda tidak memiliki akses untuk meninggalkan komentar *

Jasa Pembuatan Aplikasi Website Custom!

Pesan Sekarang!

BERITA POPULER

Wow! BIN Anggap Perlu Blocking Area Cegah Masuk Varian Baru Covid