Jago Lagu

Ternyata Angka Kepatuhan Pakai Masker dan Jaga Jarak Terendah seIndonesia, Babel Hadapi Penularan Covid19 Masif

Ternyata Angka Kepatuhan Pakai Masker dan Jaga Jarak Terendah seIndonesia, Babel Hadapi Penularan Covid19 Masif

Ternyata Angka Kepatuhan Pakai Masker dan Jaga Jarak Terendah seIndonesia, Babel Hadapi Penularan Covid19 Masif (Kompas)

YukCopas.my.id - BANGKA, KOMPAS.com- Jumlah penderita Covid-19 di Kepulauan Bangka Belitung hingga 18 Juni 2021 tercatat hingga 20.076 orang.

Di hari yang sama terjadi penambahan sebanyak 73 orang, menempatkan Kepulauan Bangka Belitung pada urutan ke-19 nasional kasus harian Covid-19.  

Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kepulauan Bangka Belitung Andi Budi Prayitno mengatakan, penularan Covid-19 yang masif disebabkan mobilitas dan kegiatan berkerumun tanpa protokol kesehatan.

Angka Kepatuhan Pakai Masker dan Jaga Jarak Terendah seIndonesia, Babel Hadapi Penularan Covid19 Masif


Selain itu, penambahan kasus juga terjadi karena kurang disiplinnya pasien dalam isolasi mandiri dan lemahnya pengawasan masyarakat sekitar.

"Penularan Covid-19 masif masih terjadi terutama di Kota Pangkalpinang, Kabupaten Bangka, Kabupaten Bangka Barat dan Kabupaten Bangka Tengah," kata Andi dalam keterangan tertulis, Sabtu (19/6/2021).


Andi menuturkan, kurangnya partisipasi masyarakat dalam melaksanakan protokol kesehatan menyebabkan Kepulauan Bangka Belitung menjadi sorotan nasional.

Provinsi hasil pemekaran dari Sumatera Selatan ini berada di posisi terendah nasional dalam hal penggunaan masker dan menjaga jarak.

Angka kepatuhan memakai masker di Kepulauan Bangka Belitung hanya 36,7 persen dari 88,17 persen rata-rata nasional.


Sementara angka kepatuhan menjaga jarak dan menghindari kerumunan tercatat 33,5 persen dari 87,36 persen.


"Kami berharap dan terus mendorong pengendalian Covid-19 dari Satgas pemerintah daerah setempat, termasuk optimalisasi fungsi dan peran Kampung Tegep Mandiri atau Posko Tanggap Covid-19 di tiap desa/kelurahan serta RT/RW," ujar Andi.


Tim Satgas, kata Andi, tak bosan-bosannya mengingatkan bahwa kesadaran dan kedisiplinan dalam menerapkan Protokol Kesehatan adalah cara paling sederhana dan mudah serta murah agar tidak terpapar Covid-19.

"Tidak dapat tidak, penanganan Covid-19 membutuhkan kerja sama, sinergi dan kolaborasi dari semua unsur dan komponen masyarakat. Tanpa itu, upaya tidak akan berhasil dan maksimalm," ucapnya.


(KOM)

Total dibaca: 225x | Berikan Komentar!


Video Populer

Jasa Pembuatan Aplikasi Website Database Custom!

Pembuatan Website!

BERITA POPULER

Lagi Viral, PDIP: Pesan Ibu Mega, Agama dan Budaya Lokal Bisa Sejalan