Jago Lagu
Jago Lagu
  • Sabtu, 06 Mar 2021
  •  

Cari Tahu, Kisah Tragis Darsan, Peloroti Celana Temannya di Tempat Hajatan Berujung Ditusuk hingga Tewas

Cari Tahu, Kisah Tragis Darsan, Peloroti Celana Temannya di Tempat Hajatan Berujung Ditusuk hingga Tewas

Cari Tahu, Kisah Tragis Darsan, Peloroti Celana Temannya di Tempat Hajatan Berujung Ditusuk hingga Tewas (Kompas)

Iseng peloroti celana temannya di tempat hajatan, seorang pria di Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan, bernama Darsan (45), tewas ditusuk.

Pelaku diketahui bernama Junaidi (44) yang merupakan temannya sendiri.

Korban tewas setelah mengalami luka di bagian dada akibat senjata tajam.


Peristiwa itu terjadi di Desa Batay, Kecamatan Gumay Talang, Lahat, Sumsel, Minggu 21/2/2021) malam.

Kronologi kejadian


Kasat Reskrim Polres Lahat AKP Kurniawi H Barmawi mengatakan, kejadian berawal saat korban dan pelaku bertemu saat menghadiri acara hajatan di desa.

Saat itu, sambung Kurniawi, pelaku datang dengan menggunakan celana kolor. Melihat itu, timbul niat iseng Darsan yang kemudian memeloroti celana Junaidi di depan umum.

Merasa malu, pelaku yang tak terima langsung menusuk korban di bagian dada dengan pisau yang telah dibawa hingga membuat korban tewas di lokasi kejadian.


"Saat datang itu pelaku membekali sajam yang diselipkannya di pinggang. Sajam itulah yang ditusukkan ke korban hingga tewas," kata Kurniawi saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Senin (22/2/2021).

Melihat korban tewas, lanjut Kurniawi, pelaku langsung kabur ke rumah kepala desa untuk menyerahkan diri.



Kemudian, perengkat desa menghubungi polisi. Polisi yang menerima laporan itu langsung menjemput pelaku.

"Pelaku langsung kabur ke rumah kepala desa karena takut dimassa, tapi dia langsung menyerahkan diri," ujarnya.

Selain mengamankan pelaku, turut juga diamankan barang bukti berupa senjata tajam yang digunakan untuk menusuk Darsan.


Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan polisi terhadap pelaku, perbuatannya itu dilakukan karena sakit atas perbuatan tersebut korban.

"Motifinya sakit hati karena perbuatan iseng korban," ungkapnya.

Atas perbuatan pelaku disangkakan Pasal 338 KUHP tetang pembunuhan denagan ancaman di atas lima tahun penjara.


 

(Penulis : Kontributor Palembang, Aji YK Putra | Editor : Farid Assifa)

(KOM)

Total dibaca: 57x | Berikan Komentar!


Bayu Setiawan
Penulis : Bayu Setiawan
No Internet No Life

Teknologi akan melampaui interaksi manusia. Dunia akan memiliki generasi idiot.

Komentar (1)
Nurul Cahyaning
23 Feb 2021, 07:10 WIB

maaf telat yaah

Tinggalkan Komentar
Ingatlah untuk selalu berkomentar dengan sopan sesuai pedoman situs ini
* Anda tidak memiliki akses untuk meninggalkan komentar *
TOPIK HANGAT

Jasa Pembuatan Aplikasi Website Custom!

Pesan Sekarang!

BERITA POPULER

Update Terbaru, Cerita Calon Bupati Luwu Utara Ngaku Habiskan Uang Rp 20 Miliar di Pilkada