Jago Lagu

Wow! Sorotan Olimpiade 2021 Jalan Anthony Ginting Hadapi Raksasa Badminton demi Penantian 17 Tahun

Wow! Sorotan Olimpiade 2021  Jalan Anthony Ginting Hadapi Raksasa Badminton demi Penantian 17 Tahun

Wow! Sorotan Olimpiade 2021 Jalan Anthony Ginting Hadapi Raksasa Badminton demi Penantian 17 Tahun (Tribun)

YukCopas.my.id - Terhentinya langkah Jonatan Christie pada babak 16 besar cabang olahraga bulutangkis di Olimpiade 2021, membuat beban berat disangkutkan pada Anthony Sinisuka Ginting untuk meraih medali tertinggi.

Anthony Ginting menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang tersisa di sektor tunggal putra Olimpiade 2021.

Kiprah pebulu tangkis nomor lima dunia itu masih berlanjut dengan menapak ke babak perempat final.

Sorotan Olimpiade 2021 Jalan Anthony Ginting Hadapi Raksasa Badminton demi Penantian 17 Tahun


Beban berat jelas dimiliki Ginting, mengingat raihan medali menjadi target sejak awal.

Namun tak melulu soal target medali saja, akan tetapi Anthony Hinting juga diharapkan dapat menakhiri dahaga gelar medali emas di Olimpiade.


Pebulu tangkis Indonesia Anthony Sinisuka Ginting menjalani tembakan ke arah Sergey Sirant dari Rusia dalam pertandingan penyisihan grup bulu tangkis tunggal putra Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sports Plaza di Tokyo pada 28 Juli 2021. (Alexander NEMENOV / AFP)Sebagai catatan saja, sektor tunggal putra terakhir kali menyumbang medali emas di penyelenggaraan Olimpiade tapatnya tahun 2004 di Athena.

Saat itu Taufik Hidayat berhasil menyumbang medali emas, diikuti oleh Sony Dwi Kuncoro yang menyumbangkan perunggu.

Taufik Hidayat merupakan atlet peraih medali emas pada Olimpiade Athena 2004.


Ketika itu, pria yang turun di nomor tunggal putra ini berhasil melibas pebulu tangkis Korea Selatan, Shon Sheung-Mo.


Sebelum berhasil ikut serta di Olimpiade, Taufik Hidayat sempat menemui jalan terjal. Ketika itu, ia nyaris tidak lolos kualifikasi ke Olimpiade.


Namun, atlet asal Bandung ini sama sekali tak patah arang dan bertekad terus melangkah ke Olimpiade, hingga akhirnya lolos.

Podium juara tunggal putra Olimpiade Athena 2004: Shon Seung-Mo, Taufik Hidayat (tengah), dan Sony Dwi Kuncoro (instagram/thebadmitonpost)Setelah 17 tahun lamanya, kini asa tersebut terbuka untuk Anthony Ginting menyamai apa yang dibukukan oleh Taufik Hidayat.

Namun kembali lagi, jalan yang harus ditempuh oleh Ginting tak akan mudah, dan dapat dikatakan terjal.


Ia harus menghadapi dereta 'raksasa' badminton untuk duduk di singgasana tertinggi meraih medali emas.

Pada babak perempat final saja, Anthony Ginting dihadapkan dengan unggulan ketiga, Anders Antonsen.

Di atas kertas, Anthony Ginting lebih diunggulkan untuk meraih kemenangan. Mengingat dalam tiga pertemuan, Ginting selalu meraih kemenangan.


Jika skenarionya Anthony Ginting menang, maka ia sudah ditunggu oleh pemenang laga Chen Long vs Chou Tien Chen pada babak semifinal.


Kedua pebulu tangkis ini tak dapat dipandang remeh, mengingat masuk dalam jajaran 10 besar rangking dunia.

Laga final menjadi partai pamungkas yang bakal dilakoni Ginting untuk dapat meraih medali emas.

Namun, andalan tunggal putra Merah Putih ini berpotensi untuk bertemu dengan unggulan lainnya dari Pool atas, yakni Viktor Axelsen ataupun Shi Yu Qi.

Dengan deretan raksasa badminton yang bakal dihadapi, layak ditunggu bagaimana kiprah Ginting untuk meraih medali emas menyamai catatan Taufik Hidayat.


(Tribunnews.com/Giri)

(TRI)

Total dibaca: 277x | Berikan Komentar!

Hosting Unlimited Indonesia


Oleh: Putri Cantika
No Internet No Life

Teknologi akan melampaui interaksi manusia. Dunia akan memiliki generasi idiot.

Komentar (0)
* Beli Ketupat Beli Pepaya, Gimana Cara Koment Yaa? *
Video Populer

Jasa Pembuatan Aplikasi Website Database Custom!

Pembuatan Website!

BERITA POPULER

Info Terkini, Tak Terima Pohon Jengkolnya di Cat, Petani di Musirawas Nekat Bacok Tetangganya Sendiri