Jago Lagu
Jago Lagu
  • Jumat, 14 May 2021
  •  

Parah! Program Subsidi Gaji Tak Dilanjutkan di 2021, Ini Penjelasan Pemerintah

Parah! Program Subsidi Gaji Tak Dilanjutkan di 2021, Ini Penjelasan Pemerintah

Parah! Program Subsidi Gaji Tak Dilanjutkan di 2021, Ini Penjelasan Pemerintah (Tribun)

YukCopas.my.id - Pemerintah tahun lalu memberikan bantuan langsung tunai (BLT) atau program subsidi gaji kepada pekerja dengan upah di bawah Rp 5 juta.

Namun demikian, program yang berjalan selama enam bulan tersebut tidak dilanjutkan tahun ini.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan, saat ini pemerintah lebih fokus untuk menggerakkan sektor-sektor produktif.

Dengan demikian, pemerintah tidak hanya menggerakkan perekonomian dari sektor produksi saja akan tetapi juga dari sisi konsumsi.

"Jadi sekarang berbeda dengan tahun lalu ada subsidi gaji, tahun ini lebih ke sektor produktif," jelas Airlangga dalam Rapat Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana Tahun 2021 Hari ke-4, Selasa (9/3/2021).


Airlangga pun mengatakan, kebijakan tersebut diambil untuk menggerakkan dua hal, yang pertama yakni mengurangi tingkat pengangguran yang melonjak akibat pandemi Covid-19.


Yang kedua, dengan tenaga kerja yang terserap akibat sektor produksi yang mulai bergerak, maka masyarakat memiliki uang untuk menjalani konsumsi. Hal tersebut bakal mendongkrak daya beli yang saat ini sedang lesu.

Di sisi lain, pemerintah juga tengah fokus agar produksi UMKM dapat meningkat.


"Sehingga tidak hanya menaikkan konsumsi tetapi juga supply side dari UMKM," ujar Airlangga.


Untuk diketahui, pada tahun 2020 lalu, Kementerian Ketenagakerjaan menyalurkan bantuan subsidi upah sebesar Rp 29,4 triliun.


Rinciannya, untuk termin pertama penyaluran dengan rentang waktu bulan Agustus hingga Oktober 2020, realisasinya hingga 12,29 juta penerima atau 99,11 persen dengan anggaran Rp 14,7 triliun.

Sementara pada termin pertama tersebut, bantuan subsidi gaji yang belum tersalurkan hingga 110.762 pekerja.

Sedangkan untuk termin kedua, penyaluran mulai dilakukan pada bulan November 2020. Adapun realisasi penyaluran sebanyak 12,24 juta atau 98,71 persen dengan anggaran Rp 14,6 triliun. Sementara yang belum tersalurkan terdapat 159.727 pekerja.


Sehingga, total realisasi dari kedua termin sebesar Rp 29,4 triliun atau 98,91 persen.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Menko Airlangga Ungkap Alasan Program Subsidi Gaji Tak Dilanjut Tahun Ini"


(TRI)

Total dibaca: 96x | Berikan Komentar!


Putri Cantika
Penulis : Putri Cantika
No Internet No Life

Teknologi akan melampaui interaksi manusia. Dunia akan memiliki generasi idiot.

Komentar (1)
Bayu Setiawan
10 Mar 2021, 07:10 WIB

semoga bermnafaat untuk yang lainnya

Tinggalkan Komentar
Ingatlah untuk selalu berkomentar dengan sopan sesuai pedoman situs ini
* Anda tidak memiliki akses untuk meninggalkan komentar *
TOPIK HANGAT

Jasa Pembuatan Aplikasi Website Custom!

Pesan Sekarang!

BERITA POPULER

Update Terbaru, 5 Rekomendasi Film yang Patut Ditonton Para Pebisnis