Jago Lagu
  • Senin, 08 Mar 2021
  •  

Parah! Ahli Waris Korban Jatuhnya Sriwijaya Air Dapat Santunan BPJS Ketenagakerjaan, Kemana Harus Melapor

Parah! Ahli Waris Korban Jatuhnya Sriwijaya Air Dapat Santunan BPJS Ketenagakerjaan, Kemana Harus Melapor

Parah! Ahli Waris Korban Jatuhnya Sriwijaya Air Dapat Santunan BPJS Ketenagakerjaan, Kemana Harus Melapor (Kompas)

BPJS Ketenagakerjaan atau BP Jamsostek akan memberikan santunan berupa Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JK), beasiswa, serta Jaminan Hari Tua (JHT) kepada ahli waris pekerja yang meninggal dunia saat menjalani suatu kegiatan terkait dengan kedinasan. Seperti para pekerja yang menjadi korban pada tragedi jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 di kawasan Kepulauan Seribu, yang terjadi pada Sabtu (9/1/2021) siang. Pesawat tersebut diketahui membekali 62 jiwa, yaitu 6 kru aktif dan 56 penumpang (46 dewasa, 7 anak, 3 bayi). Lalu bagaimana cara ahli waris pekerja untuk melaporkan atau mengklaim jaminan kematian tersebut?

Direktur Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Krishna Syarif mengatakan, pihaknya telah menjalani penelusuran melalui Layanan Cepat Tanggap BP Jamsostek untuk memperoleh data para pekerja dari Sriwijaya Air dan NAM Air yang sedang bertugas. Dia pun mengimbau kepada para keluarga atau kolega jika mengetahui ada dari korban yang sedang menjalankan tugas kedinasan, agar menginformasikan kepada BPJS Ketenagakerjaan.

Adapun caranya dapat melalui di bawah ini: 1. Kanal informasi resmi BP Jamsostek - Adapun kanal informasi tersebut antara lain layanan Contact Center 175; - Facebook BPJS Ketenagakerjaan; dan


- Twitter resmi @bpjstkinfo.

2. Mendatangi kantor cabang BP Jamsostek terdekat. Jangan lupa untuk menunjukkan Kartu Keluarga (KK) dan KTP kepada BPJS Ketenagakerjaan sebagai tanda bukti merupakan keluarga korban dari tragedi Sriwijaya Air. "Seluruh insan BP Jamsostek siap membantu menerima laporan atau informasi dari keluarga korban SJ182 ini. Kami pastikan santunan yang akan diberikan sampai ke ahli waris para korban," ujar Khrisna melalui keterangan tertulis, Minggu (10/1/2021). Sebagai informasi BPJS Ketenagakerjaan akan memberikan santunan JKK kepada pekerja yang bertugas atau dinas dan mengalami kecelakaan sebesar 48 kali upah terakhir yang dilaporkan. Selain itu, anak ahli waris pekerja juga berhak memperoleh beasiswa pendidikan mulai dari sekolah dasar hingga kuliah bagi 2 orang anak dengan nilai maksimal Rp 174 juta. Demikian juga jika ada dari pekerja yang menjadi korban meski tidak sedang bertugas atau dalam kedinasan, tetap berhak atas santunan Jaminan Kematian senilai Rp 42 juta yang akan diberikan kepada ahli waris yang sah. Untuk program ini juga berlaku beasiswa bagi 2 orang anak pekerja.Ahli waris pekerja yang meninggal dunia karena kecelakaan tersebut juga secara otomatis akan memperoleh Jaminan Hari Tua (JHT) yang merupakan tabungan pekerja semasa masih aktif bekerja.


Aktifkan Notifikasimu

Jadilah yang pertama menerima update berita penting, topik menarik, dan informasi lainnya

Aktifkan


Belum berhasil mengaktifkan notifikasi Kompas.com? Klik di sini


(KOM)

Total dibaca: 65x | Berikan Komentar!


Ahmad Taulany
Penulis : Ahmad Taulany
Singing Is Power

Teknologi akan melampaui interaksi manusia. Dunia akan memiliki generasi idiot.

Komentar (0)
Tinggalkan Komentar
Ingatlah untuk selalu berkomentar dengan sopan sesuai pedoman situs ini
* Anda tidak memiliki akses untuk meninggalkan komentar *

Jasa Pembuatan Aplikasi Website Custom!

Pesan Sekarang!

BERITA POPULER

Duh! Tewas Dibunuh Saat Sang Kakak Beli Makanan, Status Terakhir Lisa 'Aku akan Dipinang Malaikat Maut'