Jago Lagu

Duh! Pelaku IHT Kompak Tolak Kenaikan Tarif Cukai

Duh! Pelaku IHT Kompak Tolak Kenaikan Tarif Cukai

Duh! Pelaku IHT Kompak Tolak Kenaikan Tarif Cukai (Tribun)

YukCopas.my.id - Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Gabungan Perusahaan Rokok (Gapero) Jawa Timur Sulami Bahar mengatakan pelaku industri hasil tembakau (IHT) amat terpukul karena pandemi Covid-19. 

“Sejak pandemi dan kenaikan eksesif tarif sebesar 23 persen IHT mengalami penurunan. Kami sudah sampaikan surat resmi Gapera ke Gubernur Jawa Timur terhadap kondisi IHT,” kata Sulami dalam keterangan resminya, Sabtu (28/8/2021).

Pelaku IHT Kompak Tolak Kenaikan Tarif Cukai


Gapero meminta pemerintah tidak menaikkan tarif cukai untuk tahun 2022 mendatang. .

Sulami mengatakan sepanjang tahun 2020 IHT mengalami penurunan sebesar 10 persen akibat Pandemi Covid-19. 


Besarnya kenaikan tarif cukai yang hingga 23 persen tersebut juga meningkatkan Harga Jual Eceran (HJE) yang naik rata-rata 35 persen di tahun yang sama. 

“Tahun 2021 ini kami perkirakan IHT akan kembali turun 5-10 persen, karena wabah Covid-19 masih berlangsung dan diperparah dengan kenaikan tarif cukai rata-rata 12,5 persen,” katanya.

Hal ini menunjukkan bahwa saat ini IHT sedang berada dalam tekanan, akibat kebijakan kenaikan tarif cukai yang terus mengalami peningkatan setiap tahun. 


Sedangkan daya beli masyarakat melemah akibat pandemi Covid-19. Gapero khawatir dampak turunannya akan bergulir hingga ke petani. 


Mulai dari penurunan harga, tidak terserapnya hasil panen tembakau, hingga terancamnya para pekerja sektor IHT terkena rasionalisasi dan efisiensi, sebagai respon alamiah pelaku industri atas terus tertekannya sektor ini.


"Surat penolakan adanya kenaikan tarif cukai untuk tahun depan ini merupakan aksi lanjutan dari para pelaku IHT," tuturnya.

Sementra Perkumpulan Gabungan Perserikatan Pabrik Rokok Indonesia (Gappri) juga mengirimkan surat resmi ke Presiden Joko Widodo pada 12 Agustus lalu. 

Ketua Gappri Henry Najoan mengatakan kenaikan tarif cukai hasil tembakau (CHT) sangat tinggi di tahun 2020 dengan rata-rata kenaikan 23 persen dan Harga Jual Eceran (HJE) 35 persen. 


"Artinya, 68 persen dari setiap penjualan rokok legal diberikan kepada pemerintah sebagai cukai dan pajak,” katanya.

(TRI)

Total dibaca: 64x | Berikan Komentar!


Oleh: Nurul Cahyaning
No Internet No Life

Cari tahu apa saja yang ada di Internet, dan informasi paling viral hari iniTeknologi akan melampaui interaksi manusia. Dunia akan memiliki generasi idiot.

Komentar (0)
* Beli Ketupat Beli Pepaya, Gimana Cara Koment Yaa? *
Video Populer

Jasa Pembuatan Aplikasi Website Database Custom!

Pembuatan Website!

BERITA POPULER

Wow! Alasan Yusuf Mansur Beli 250 Juta Saham Bank MNC