Jago Lagu
  • Minggu, 28 Feb 2021
  •  

Bagaimana Bisa? RPP Cipta Kerja: Mal, Pasar Rakyat Wajib Kantongi Izin Usaha

Bagaimana Bisa? RPP Cipta Kerja: Mal, Pasar Rakyat Wajib Kantongi Izin Usaha

Bagaimana Bisa? RPP Cipta Kerja: Mal, Pasar Rakyat Wajib Kantongi Izin Usaha (Cnn)

Pemerintah menetapkan pelaku usaha yang mengelola pusat perbelanjaan alias mal dan pelaku usaha toko swalayan wajib mengantongi perizinan berusaha di bidang perdagangan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang terintegrasi secara elektronik.

Dengan ketentuan ini, izin usaha tidak lagi berupa Izin Usaha Pusat Perbelanjaan (IUPP) sesuai yang saat ini berlaku. Ketentuan ini tertuang dalam Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Aturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja Sektor Perdagangan.

Tidak hanya pelaku usaha berupa pusat perbelanjaan dan toko swalayan, pelaku usaha di dalam pasar rakyat juga wajib memiliki perizinan berusaha. Perizinan ini juga harus terintegrasi dalam sistem perizinan berusaha secara elektronik.


"Kecuali pelaku usaha dengan skala usaha mikro dan kecil," tulis bagian kesembilan mengenai perizinan pada Pasal 99 di RPP tersebut, dikutip CNNIndonesia.com, Selasa (5/1).

Selanjutnya, menteri dan pemerintah daerah akan menetapkan pedoman teknis terkait perizinan, jarak, lokasi pendirian, kondisi sosial ekonomi masyarakat, kemitraan, hingga kerja sama usaha yang berkaitan dengan penerbitan perizinan usaha untuk masing-masing bidang.


"Pengembangan, penataan, dan pembinaan pasar rakyat, pusat perbelanjaan, dan toko swalayan harus mengacu pada pedoman teknis," jelasnya.

Lebih lanjut, untuk pendirian toko swalayan yang berbentuk department store dengan penanam modal asing harus dilakukan secara terintegrasi dengan pusat perbelanjaan yang telah memiliki perizinan usaha.

Sementara, penanam modal dalam negeri dapat dilakukan sendiri atau terintegrasi dengan pusat perbelanjaan yang telah memiliki perizinan berusaha.


Ketentuan ini tidak berlaku bagi toko swalayan yang terintegrasi dengan pusat perbelanjaan yang sudah mengantongi perizinan berusaha. Selain itu juga dibebaskan untuk toko swalayan yang berskala usaha mikro dan kecil.


Untuk batas luas lantai penjualan toko swalayan tetap mengacu pada ketentuan lama, yaitu minimarket paling banyak 400 meter persegi.


Lalu, supermarket 400 meter persegi sampai 5.000 meter persegi. Department store paling sedikit 400 meter persegi.

Hypermarket paling sedikit 5.000 meter persegi. Sedangkan grosir atau perkulakan berbentuk toko dengan sistem pelayanan mandiri paling sedikit 2.000 meter persegi dan grosir koperasi paling sedikit 1.000 meter persegi.

(uli/bir)


(CNN)

Total dibaca: 78x | Berikan Komentar!


Nina Vina Lovenya
Penulis : Nina Vina Lovenya
No Internet No Life

Teknologi akan melampaui interaksi manusia. Dunia akan memiliki generasi idiot.

Komentar (1)
Redo Prakoso
06 Jan 2021, 07:10 WIB

ditunggu informasi selanjutnya

Tinggalkan Komentar
Ingatlah untuk selalu berkomentar dengan sopan sesuai pedoman situs ini
* Anda tidak memiliki akses untuk meninggalkan komentar *

Jasa Pembuatan Aplikasi Website Custom!

Pesan Sekarang!

BERITA POPULER

Parah! Update Daftar Harga iPhone Terbaru Februari 2021: iPhone 12 Series hingga iPhone X