Jago Lagu
Jago Lagu
  • Jumat, 14 May 2021
  •  

Update Terbaru, Survei: Delapan dari 10 Pegawai di Indonesia Siap Bekerja Jarak Jauh dalam Jangka Panjang

Update Terbaru, Survei: Delapan dari 10 Pegawai di Indonesia Siap Bekerja Jarak Jauh dalam Jangka Panjang

Update Terbaru, Survei: Delapan dari 10 Pegawai di Indonesia Siap Bekerja Jarak Jauh dalam Jangka Panjang (Tribun)

YukCopas.my.id -  Dell Technologies hari ini merilis riset terkini yang mengungkapkan tingkat kesiapan para karyawan di Indonesia untuk bekerja jarak jauh dalam jangka panjang.

Riset Indeks Kesiapan Bekerja dari Jarak Jauh atau Remote Work Readiness (RWR) Index inimewawancarai 1.030 pekerja Indonesia berusia 18 tahun ke atas.

Hasilnya, delapan dari 10 pekerja atau 81 persen responden merasa siap untuk bekerja jarak jauh dalam jangka panjang.

Riset ini juga menemukan, hanya 55 persen pekerja yang merasa perusahaan merekamendukung penuh cara bekerja jarak jauh dalam jangka panjang.

Batasan Makin Tipis


Riset ini juga menerimai batasan yang makin tipis antara kehidupan kerja dan pribadimenjadi kekhawatiran utama yang dirasakan 33 persen responden jika cara bekerja jarak jauh berlanjut dalam jangka panjang.


Responden juga menyatakan, pihak perusahaan tempat mereka bekerja juga perlu menyediakan lebih banyak sumber daya untuk mendukung produktivitas mereka.

“Situasi yang terjadi di tahun 2020 telah memaksa banyak karyawan untuk beralih kecara bekerja jarak jauh dalam waktu semalam. Meski bukan konsep yang asing bagisebagian besar tenaga kerja Indonesia, mereka tetap khawatir jika cara bekerja jarakjauh ini berlanjut dalam jangka panjang,” ungkap Martin Wibisono, Direktur, CommercialClient, Dell Technologies, Indonesia dan Filipina, Rabu (3/2/2021).


Dia mengatakan, pekerja di Indonesia siap terus-menerus bekerja dari jarak jauh, tapi mereka mengharapkan dukungan yang lebih besar dari perusahaan mereka, khususnya sumber daya teknologi dan yang berkaitan dengan sumber daya manusia.

Responden


Survei ini mewawancarai lebih dari 7.000 pekerja, usia 18 tahun ke atas, di kawasan Asia Pasifik & Jepang (APJ) dan mengumpulkan data tentang kesiapan mereka untuk bekerja jarak jauh dalam jangka panjang serta apa saja faktor-faktor penting yang mereka butuhkan untuk dapat sukses bekerja jarak jauh dalam jangka panjang.

Secara umum, responden pekerja di Indonesia merasa perusahaan tempat mereka bekerjamendukung cara bekerja jarak jauh dalam jangka panjang (55 persen).

Sentimen ini konsisten di ketiga kategori utama survei, yaitu gender, kelompok umur, dan skala organisasi.



Namun masih banyak tugas yang harus dilakukan perusahaan-perusahaan di Indonesiauntuk memahami berbagai tantangan yang dihadapi karyawan mereka dan menyediakan sumber daya yang dibutuhkan agar para karyawan tersebut dapat sukses bekerja jarak jauh dalam jangka panjang.

Dari sisi sumber daya teknologi, hanya 54 persen pekerja di Indonesia setuju perusahaantempat mereka bekerja telah menjalani semua yang mereka dapat untuk menyediakansumber daya teknologi yang dibutuhkan.

Tantangan teknologi terbesar yang mereka rasakan adalah stabilitas dukungan jaringan internet untuk bekerja secara remote, termasuk bandwidth internet (sebesar 41 persen).


Mereka juga merasakan masih harus menggunakan perangkat pribadi untuk bekerja (32 persen responden).

Hal ini harus menerima perhatian khusus dari perusahaan mengingat berbagai risiko keamanan TI yang dapat muncul.

Para pekerja juga mengalami kesulitan mengakses sumber daya internal perusahaan (28 persen responden) saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diberlakukan.

Para pekerja mengharapkan ketiga sumber daya teknologi utama inidisediakan oleh pihak perusahaan tempat mereka bekerja:

1. Perangkat/alat produktivitas (42 persen responden)


2. Jaringan remote yang stabil, termasuk bandwidth internet (39 persen responden)

3. Akses ke sumber daya internal perusahaan (32 persen responden)

Yang menarik, riset ini menerimai 75 persen pekerja Indonesia sudah bekerja jarak jauh sebelum pemberlakuan PSBB, kedua tertinggi setelah India (85 persen).

Rata-rata pekerja Indonesia bekerja dari jarak jauh sebanyak empat hari dalam satu bulansebelum PSBB.

(TRI)

Total dibaca: 130x | Berikan Komentar!


Eko Putra
Penulis : Eko Putra
No Internet No Life

Teknologi akan melampaui interaksi manusia. Dunia akan memiliki generasi idiot.

Komentar (2)
Nina Vina Lovenya
04 Feb 2021, 07:10 WIB

keren abis dah, hehe

Nina Vina Lovenya
04 Feb 2021, 07:10 WIB

keren abis dah, hehe

Tinggalkan Komentar
Ingatlah untuk selalu berkomentar dengan sopan sesuai pedoman situs ini
* Anda tidak memiliki akses untuk meninggalkan komentar *
TOPIK HANGAT

Jasa Pembuatan Aplikasi Website Custom!

Pesan Sekarang!

BERITA POPULER

Tidak Disangka, Setelah Balapan di MotoGP Portugal 2021, Marc Marquez Kena Marah dari Ibunda Tercinta