Jago Lagu
Jago Lagu
  • Selasa, 20 Apr 2021
  •  

Update, Prank Volkswagen Ganti Nama, Bagian dari April Mop

Update, Prank Volkswagen Ganti Nama, Bagian dari April Mop

Update, Prank Volkswagen Ganti Nama, Bagian dari April Mop (Cnn)

YukCopas.my.id - Volkswagen di Amerika Serikat sempat mengeluarkan pernyataan resmi soal mengganti nama menjadi 'Voltswagen' yang kemudian dikonfirmasi sebagai kesalahan publikasi. Seharusnya konten itu merupakan lelucon April Mop akan tetapi ternyata keluar lebih awal.

Diketahui hari April Fools Day atau April Mop merupakan "bulan kebohongan" dilakukan sejumlah orang untuk bercanda.

Pernyataan resmi mengganti nama sudah diberitakan secara global oleh banyak media otomotif. Dalam konten yang sempat ditayangkan di situs Volkswagen AS pada 29 Maret kemudian dihapus itu juga terdapat informasi perubahan strategi merek dan logo.

"Volkswagen AS tidak akan mengubah namanya menjadi Voltswagen. Perubahan nama itu dirancang untuk menjadi pengumuman dalam semangat Hari April Mop," kata Volkswagen dalam sebuah pernyataan setelah menghapus rilis dari situs medianya di AS.

"Kami akan segera memberikan pembaruan tambahan tentang masalah ini," sambung Volkswagen mengutip Automotive News, Selasa (30/3).


Juru bicara Volkswagen di markas besar mereka di Wolfsburg, Jerman, sempat menyebut penggantian nama sebagai 'ide menarik' dari departemen pemasaran.


Volkswagen menyatakan terjadi kesalahan publikasi lelucon April Mop itu pada 29 Maret, kemudian ditarik karena sudah menarik perhatian banyak wartawan.

Produsen mobil terbesar kedua di dunia itu memang sedang berupaya melipatgandakan distribusi kendaraan listrik dan meningkatkan keuntungan setelah menyatakan mengalihkan strategi sepenuhnya ke mobil listrik pada 2025.



Namun beberapa pejabat Volkswagen telah menyatakan upaya di AS tidak terlalu meledak ketimbang Tesla atau General Motors.

Untuk diketahui ini bukan kali pertama divisi pemasaran Volkswagen dipertanyakan. Mereka sempat menyebabkan keributan tahun lalu dengan klip video yang menunjukkan seorang pria kulit hitam dikendalikan tangan putih raksasa.


Klip produksi Voltase anak perusahaan Omnicom Group Inc. yang berbasis di Berlin itu memicu kritik soal rasis dan ketegangan yang meluas di dalam perusahaan. (ryh/fea)

(CNN)

Total dibaca: 40x | Berikan Komentar!


Bram Dika Admaja
Penulis : Bram Dika Admaja
No Internet No Life

Teknologi akan melampaui interaksi manusia. Dunia akan memiliki generasi idiot.

Komentar (1)
Riko Satria
31 Mar 2021, 17:10 WIB

ditunggu informasi selanjutnya

Tinggalkan Komentar
Ingatlah untuk selalu berkomentar dengan sopan sesuai pedoman situs ini
* Anda tidak memiliki akses untuk meninggalkan komentar *
TOPIK HANGAT

Jasa Pembuatan Aplikasi Website Custom!

Pesan Sekarang!

BERITA POPULER

Parah! Ada Bau Menyengat Sebelum Kebakaran Kilang Balongan, Ini Kata Pertamina