Jago Lagu
Jago Lagu
  • Jumat, 14 May 2021
  •  

Ternyata Tanda Popularitas Clubhouse Mulai Menurun

Ternyata Tanda Popularitas Clubhouse Mulai Menurun

Ternyata Tanda Popularitas Clubhouse Mulai Menurun (Kompas)

YukCopas.my.id - Awal 2021, aplikasi Clubhouse mendadak ramai jadi perbincangan. Walaupun masih eksklusif tersedia di iOS, Clubhouse telah diunduh 9,6 juta kali pada Februari 2021 lalu menurut laporan lembaga riset Sensor Tower.

Bahkan, pada bulan tersebut Clubhouse mengalami kenaikan unduhan hingga 300 persen dari bulan Januari yang hingga 2,4 juta unduhan.

Namun tampaknya, popularitas Clubhouse perlahan-lahan menyusut. Salah satunya ditandai dengan melambatnya jumlah unduhan dalam beberapa bulan terakhir.

Pada Maret 2021 jumlah unduhan Clubhouse turun menjadi 2,7 juta. Tren itu berlanjut hingga April, di mana jumlah unduhan Clubhouse semakin berkurang drastis, yakni hanya hingga 992.000 unduhan saja secara global.

Menurut juru bicara Sensor Tower, pertumbuhan di bulan April menunjukkan menurunnya jumlah unduhan Clubhouse dalam beberapa bulan terakhir.


Kendati demikian, keinginan pengguna Clubhouse untuk bertahan di aplikasi tersebut dikatakan masih kuat.


Clubhouse pun tampaknya tidak ingin kehilangan momen popularitasnya, meskipun pertumbuhannya mulai melamban. CEO Clubhouse Paul Davidson, mengatakan perusahaannya sedang menyiapkan strategi baru.

Salah satunya adalah dengan membuka Clubhouse ke lebih banyak orang, tidak hanya melalui skema undangan saja.


Davidson juga beberapa kali sesumbar sedang menyiapkan Clubhouse untuk versi Android. Kabar terkini menyebut Clubhouse versi Android kini sedang dalam tahap uji coba.

Menurut laporan Tech Crunch, dalam acara townhall Clubhouse beberapa waktu lalu diumumkan bahwa Clubhouse Android versi beta sedang diuji coba dengan beberapa pengguna non-karyawan.



Namun, uji coba ini belum bergulir ke pengguna publik karena masih menggunakan "versi beta kasar" dan masih membutuhkan penyempurnaan.

Dirangkum KompasTekno dari Business Insider, Selasa (4/5/2021), Clubhouse juga bekerja sama dengan Stripe, perusahaan payment untuk memungkinkan pengguna membayar kreator Clubhouse secara langsung.

Clubhouse memiliki nilai valuasi sebesar 1 miliar dollar AS atau sekitar Rp 14,4 triliun (kurs Rp 14.400) pada bulan Januari lalu. Saat ini, perusahaan masih berburu dana segara lewat pendanaan yang targetnya dapat mendongkrang nilai valuasi hingga 4 miliar dollar AS (sekitar Rp 57,7 triliun).


Sementara itu Clubhouse juga harus bersiap memperoleh saingat berat dari para kompetitor besarnya.

Beberapa media sosial mulai memperkenalkan layanan berbasis audio serupa Clubhouse versi mereka. Sebut saja Twitter Spaces, Voice Chat 2.0 milik Telegram, dan Live Audio Rooms milik Facebook.

Bos besar perusahaan teknologi sesuai CEO Tesla, Elon Musk dan CEO Facebook, Mark Zuckerberg "berjasa" dalam meningkatkan popularitas Clubhouse karena mereka berdua beberapa kali menyelenggarakan diskusi di media sosial berbasis audio itu.


(KOM)

Total dibaca: 26x | Berikan Komentar!


Meira Permata Sari
Penulis : Meira Permata Sari
No Internet No Life

Teknologi akan melampaui interaksi manusia. Dunia akan memiliki generasi idiot.

Komentar (1)
Riko Satria
04 May 2021, 15:10 WIB

wah, saya baru tahu terimakasih

Tinggalkan Komentar
Ingatlah untuk selalu berkomentar dengan sopan sesuai pedoman situs ini
* Anda tidak memiliki akses untuk meninggalkan komentar *
TOPIK HANGAT

Jasa Pembuatan Aplikasi Website Custom!

Pesan Sekarang!

BERITA POPULER

Hmmm, Jadwal Buka Puasa Hari Ini 20 April 2021