Jago Lagu

Duh! Instagram Perketat Aturan bagi Pengguna Remaja

Duh! Instagram Perketat Aturan bagi Pengguna Remaja

Duh! Instagram Perketat Aturan bagi Pengguna Remaja (Kompas)

YukCopas.my.id - Pengguna remaja masih menjadi perhatian khusus Instagram. Platform berbagi video dan foto itu kini memperketat aturan bagi penggura remaja, tepatnya yang berusia di bawah 16 tahun atau 18 tahun untuk beberapa negara.

Pengguna baru yang terdeteksi lebih muda dari usia tersebut akan memperoleh opsi akun dikunci (private) secara default. Namun, pengaturan ini akan dikembalikan lagi ke tangan pengguna jika ingin membuat akunnya sebagai akun publik.

Dengan mengatur akun secara privat, pengguna akan dapat mengontrol siapa saja yang boleh melihat dan merespons konten mereka, baik di feed, Instagram Stories, juga mengirim pesan langsung (DM).

Instagram Perketat Aturan bagi Pengguna Remaja


Konten dari akun privat juga tidak akan muncul di tab Explore juga tagar. Dalam blog resminya, Instagram mengatakan selama uji coba aturan baru ini, banyak pengguna yang lebih mengapresiasi pengalaman yang lebih privat.

"Selama uji coba, delapan dari sepuluh anak muda menerima pengaturan akun privat secara default sewaktu mendaftarkan akun," jelas Instagram.


Untuk pengguna remaja lama yang terlanjur mengatur akunnya secara publik, Instagram akan mendorong mereka untuk menjadikan akunnya sebagai akun privat.

Mereka akan memperoleh notifikasi berisi keuntungan pengaturan akun secara privat dan menjelaskan bagaimana cara mengubahnya.

Mencegah interaksi dengan akun mencurigakan


Instagram juga mengembangkan teknologi baru untuk  menghentikan kontak yang tidak diinginkan berinteraksi dengan pengguna usia remaja.


Teknologi itu akan mencari akun-akun yang berperilaku mencurigakan dan menghentikannya berinteraksi dengan akun pengguna remaja.


Akun dengan potensi perilaku mencurigakan yang dimaksud misalnya akun-akun orang dewasa yang sebelumnya pernah diblokir atau dilaporkan oleh remaja.Dengan teknologi baru ini, Instagram tidak akan menampilkan akun pengguna remaja di tab Explore, Reels, ataupun rekomendasi akun bagi pengguna dewasa.

"Apabila mereka (pengguna dewasa) menemukan akun pengguna remaja melalui tab pencarian dengan memasukan username mereka, pengguna dewasa yang mencurigakan tidak akan dapat mengikuti mereka," jelas Instagram.

Pengguna dewasa juga tidak akan dapat melihat komen dari pengguna remaja juga memberikan komentar ke unggahan mereka.


Sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Blog Instagram, Rabu (28/7/2021), untuk sementara waktu, fitur ini baru tersedia di AS, Australia, Perancis, Inggris, dan Jepang. Negara lain dijanjikan akan segera memperolehnya dalam waktu dekat.

Batasan bagi pengiklan Instagram

Instagram juga menjalani perubahan untuk para pengiklan, di mana jangkauannya terhadap audiens remaja akan dibatasi.


Dalam beberapa pekan ke depan, Instagram akan mengizinkan para pengiklan menargetkan iklan untuk pengguna remaja (di bawah usia 18 tahun) hanya berdasarkan pada usia, gender, dan lokasi.

Selama ini, pengiklan juga dapat mengatur target iklan berdasarkan ketertarikan atau aktivitas pengguna di aplikasi dan situs lain. Hal tersebut tidak akan dapat dilakukan untuk pengguna remaja Instagram setelah aturan ini resmi berlaku.


"Perubahan tersebut akan berlaku secara global dan akan diterapkan di Instagram, Facebook, dan Messenger," tulis Instagram.

Nantinya, apabila usia pengguna sudah dianggap dewasa (di atas 18 tahun atau lebih tua di beberapa negara), mereka akan memperoleh notifikasi tentang opsi target iklan.

Perubahan opsi itu akan diteruskan ke pengiklan untuk memberi tahu bahwa mereka sudah dapat masuk jangkauan audiens umum.


Pengguna dewasa baru itu juga akan memperoleh tools untuk mengontrol pengalaman iklan mereka. Instagram mengatakan ingin semua orang nyaman dalam mnenggunakan media sosialnya, dan karena itu memastikan akan menjaga privasi dan keamanan.

"Kami akan terus mendengar mereka, orang tua mereka, kuasa hukum dan ahli untuk membuat Instagram bekerja dengan baik bagi para anak muda dan dipercaya oleh orang tua," jelas Instagram.

Selain Instagram, TikTok juga memperketat aturan bagi pengguna di bawah umur. April lalu, TikTok meluncurkan fitur Family Pairing yang memungkinkan orang tua mengatur akun TikTok milik anaknya.

TikTok juga telah menghapus 7 juta akun milik pengguna di bawah umur atau yang berusia lebih muda dari 13 tahun. Jutaan akun itu dihapus pada kuartal-I 2021.

(KOM)

Total dibaca: 232x | Berikan Komentar!

Hosting Unlimited Indonesia


Video Populer

Jasa Pembuatan Aplikasi Website Database Custom!

Pembuatan Website!

BERITA POPULER

Tahukah Kamu? PSSI Pastikan Shin Tae Yong Tiba di Jakarta Malam Ini