Jago Lagu
  • Jumat, 14 May 2021
  •  

Ternyata Agar Kasus Dino Patti Djalal Tak Terulang di Era Elektronik

Ternyata Agar Kasus Dino Patti Djalal Tak Terulang di Era Elektronik

Ternyata Agar Kasus Dino Patti Djalal Tak Terulang di Era Elektronik (Cnn)

YukCopas.my.id - Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sofyan Djalil memaparkan sejumlah cara agar kasus Dino Patti Djalal tak terulang ketika sertifikat tanah fisik atau kertas beralih menjadi sertifikat tanah elektronik.

Ia menerangkan nantinya proses verifikasi dan validasi keowneran sertifikat harus dibuktikan dengan sidik jari owner asli. Hal ini dilakukan untuk menutup celah balik nama sertifikat tanah menggunakan KTP palsu.

"Maka bukan KTP saja, tapi dapat masuk ke (sistem) Dukcapil, dapat dilihat dari sidik jari, sehingga kalau KTP saya dipalsukan, misalnya, enggak akan dapat. Karena begitu sidik jarinya ketahuan, enggak dapat diproses," ucap Sofyan dalam konferensi pers, Kamis (11/2).

Di samping itu, sertifikat hak atas tanah juga akan tersimpan dengan aman dalam data base Kementerian ATR. Dengan demikian, tak ada lagi sertifikat dalam bentuk kertas yang rentan berpindah tangan.

"Oleh sebab itu, kita mau memperbaiki sistem. Nanti semua data kita elektronik, nanti orang datang akan dicek langsung dengan sistem elektronik," jelasnya.


Dalam kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah Kementerian ATR/BPN Suyus Windayana mengungkapkan identifikasi keowneran sertifikat tanah elektronik juga akan dilakukan berlapis.


Selain dengan sidik jari, otentifikasi dapat juga dilakukan dengan retina mata, bentuk wajah dan lain-lain. "Data-data yang tidak ada di KTP sesuai sidik jari, mungkin mata, itu dilakukan pengecekan juga," terang Suyus.

Kemudian, jika terjadi transaksi jual-beli, owner asli sertifikat tanah dapat langsung mendatangi kantor BPN bersama pihak pembeli tanpa perlu menenteng sertifikat tanah.



"Ke depan, sertifikat tanah elektronik dapat dicek saat itu juga, apakah sertifikat milik dia sama dengan yang ada di data base atau tidak. Jadi ini memang proses-proses yang akan kami lakukan untuk ke depan apabila kita sudah menggunakan teknologi elektronik," tandasnya.

(hrf/bir)


(CNN)

Total dibaca: 149x | Berikan Komentar!


Susi Azizah
Penulis : Susi Azizah
No Internet No Life

Teknologi akan melampaui interaksi manusia. Dunia akan memiliki generasi idiot.

Komentar (1)
Putri Cantika
12 Feb 2021, 07:10 WIB

nice info gan!

Tinggalkan Komentar
Ingatlah untuk selalu berkomentar dengan sopan sesuai pedoman situs ini
* Anda tidak memiliki akses untuk meninggalkan komentar *
TOPIK HANGAT

Jasa Pembuatan Aplikasi Website Custom!

Pesan Sekarang!

BERITA POPULER

Duh! Menristek Ingin Obat Modern Masuk Resep JKN BPJS Kesehatan