Jago Lagu
Jago Lagu
  • Selasa, 20 Apr 2021
  •  

Sedang Viral, 37 Persen Karyawan Khawatir Gaji Dipotong di Masa Pandemi

Sedang Viral, 37 Persen Karyawan Khawatir Gaji Dipotong di Masa Pandemi

Sedang Viral, 37 Persen Karyawan Khawatir Gaji Dipotong di Masa Pandemi (Cnn)

YukCopas.my.id - Hasil riset dari lembaga survei, Survey Sensum, mengungkap 37 persen karyawan mengaku khawatir gaji dipotong oleh perusahaan sebagai dampak dari pandemi covid-19. Sementara, mayoritas karyawan yang disurvei atau 60 persen menyebut kesehatan menjadi perhatian utama mereka selama pandemi.

"Diketahui bahwa pada 2020, kesehatan pribadi dan keluarga menjadi perhatian utama 60 persen karyawan. Namun, 54 persen karyawan khawatir tentang dampak negatif terhadap ekonomi, 39 persen khawatir kehilangan pekerjaan, dan 37 persen khawatir tentang tindakan pemotongan biaya yang berdampak pada kompensasi mereka," kata CEO SurveySensum & NeuroSensum Rajiv Lamba dalam paparan hasil riset, dikutip Jumat (26/2).

Survei tersebut dilakukan terhadap 540 karyawan yang mencakup berbagai posisi. Mulai dari Chief Executive Officer (CEO), Vice President (VP), direktur, manajer senior, dan manajer junior di bagian pemasaran, penjualan, riset, media, inovasi, keuangan dan pengembangan produk, dan tim Sumber Daya Manusia (SDM).

Survei yang bertajuk '2021 Employee Engagement Report' itu digelar bagi karyawan dari berbagai sektor meliputi fast moving consumer goods (FMCG), telekomunikasi, e-commerce, media, otomotif, asuransi, perbankan, dan manufaktur.

Hasil survei juga mengungkap 37 persen karyawan menghadapi perubahan kebijakan gaji atau remunerasi karena covid-19. Namun, 63 persen karyawan tetap percaya diri bahwa pemimpin perusahaan dapat menavigasi krisis tersebut.


"Sedangkan, 73 persen eksekutif SDM yakin bahwa mereka akan menavigasi tantangan apapun dalam tiga tahun ke depan," tuturnya.


Secara umum, hasil survei mengungkapkan pandemi memunculkan dinamika kerja jarak jauh di perusahaan.

Sebanyak, 87 persen karyawan ingin bekerja dari jarak jauh, sehingga perusahaan perlu mempersiapkan masa depan kerja jarak jauh tersebut. Sementara itu, 41 persen karyawan mengaku tidak ingin kembali ke kantor.



"Ini menjadi tantangan tersendiri. Tantangan terbesarnya adalah kelancaran komunikasi antar anggota tim," katanya.

Pekerja memiliki sejumlah ungkapan enggan kembali bekerja ke kantor. Sebanyak 61 persen karyawan mengaku takut rekan kerja mereka tidak mematuhi protokol kesehatan baru dan 57 persen khawatir tertular covid-19.


Lalu, 37 persen karyawan mengatakan tidak puas dengan sanitasi tempat kerja, 27 persen percaya bahwa produktivitas dan kinerja akan menurun di kantor, serta 23 persen stres karena tertular infeksi dalam perjalanan.

(ulf/bir)


(CNN)

Total dibaca: 97x | Berikan Komentar!


Ahmad Taulany
Penulis : Ahmad Taulany
Singing Is Power

Teknologi akan melampaui interaksi manusia. Dunia akan memiliki generasi idiot.

Komentar (2)
Ayuk Kamila
27 Feb 2021, 07:10 WIB

keren abis dah, hehe

Eko Putra
27 Feb 2021, 07:10 WIB

infonya selalu update yah

Tinggalkan Komentar
Ingatlah untuk selalu berkomentar dengan sopan sesuai pedoman situs ini
* Anda tidak memiliki akses untuk meninggalkan komentar *
TOPIK HANGAT

Jasa Pembuatan Aplikasi Website Custom!

Pesan Sekarang!

BERITA POPULER

Duh! Jelang Kedaluwarsa Sinovac, Distribusi AstraZeneca Disetop