Jago Lagu
Jago Lagu
  • Jumat, 05 Mar 2021
  •  

Oops, Luhut Minta Pipa dan Kabel Bawah Laut Ditata

Oops, Luhut Minta Pipa dan Kabel Bawah Laut Ditata

Oops, Luhut Minta Pipa dan Kabel Bawah Laut Ditata (Kompas)

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan meminta Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menindaklanjuti desain proses bisnis pipa dan/atau kabel bawah laut (SOP hulu sampai hilir) di Indonesia.

Permintaan ini ia sampaikan dalam rapat koordinasi virtual, membahas mengenai pipa dan kabel bawah laut di wilayah Kepulauan Riau, Teluk Jakarta, dan Perairan Jawa Timur.

"Melalui rapat koordinasi ini sudah diputuskan bahwa akan ditata pipa dan kabel bawah laut yang ada di perairan Indonesia. Ini akan membuat pelabuhan kita lebih efisien dan lalu lintas laut kita menjadi lebih tertib," ujar Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan melalui keterangan tertulis, Selasa (23/2/2021).


Dalam rakor, disepakati ada 217 jalur koridor dan 209 Beach Main Hole ditetapkan melalui Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan (Kepmen KP) Nomor 14 Tahun 2021.

Sementara itu, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menyampaikan, Kepmen KP Nomor 14 Tahun 2021 nantinya dapat dievaluasi jika terjadi perubahan terkait kebijakan nasional yang bersifat strategis, kondisi lingkungan atau bencana.


Adanya Kepmen KP ini nantinya akan disosialisasikan kepada pemangku kepentingan secara luas, yakni kepada pemerintah daerah setempat.

"Kepmen KP Nomor 14 Tahun 2021 yang sudah disepakati bersama ini perlu secepatnya disosialisasikan bersama dan secepatnya kita bahas kembali terkait penyusunan dan penetapan proses bisnis penyelenggaraan pipa dan/atau kabel bawah laut ini," ujarnya.

Pada akhir rapat, Luhut memerintahkan Kapushidros TNI AL untuk segera menjalani sosialisasi koridor dan menjalani monitoring serta evaluasi teknis.



Perlu diketahui, telah dilakukan pembahasan awal tentang desain proses bisnis atau SOP dari hulu sampai hilir yang akan ditetapkan sebagai acuan bersama penyelenggaraan pipa dan/atau kabel bawah laut.

Selain itu, sejak awal proyek berjalan proses pemetaan pipa dan kabel bawah laut dibantu oleh Kepala Pusat Hidrografi dan Oseanografi (Kapushidros) TNI AL selaku Ketua Tim Pelaksana Timnas.


Melalui pemetaan ini, pada akhirnya diperoleh peta jalur kabel bawah laut dan juga rencana lokasi landing stations di Batam, Manado, Kupang, dan Jayapura.

(KOM)

Total dibaca: 67x | Berikan Komentar!


Ayuk Kamila
Penulis : Ayuk Kamila
No Internet No Life

Teknologi akan melampaui interaksi manusia. Dunia akan memiliki generasi idiot.

Komentar (1)
Ayuk Kamila
24 Feb 2021, 07:10 WIB

infonya keren thanks

Tinggalkan Komentar
Ingatlah untuk selalu berkomentar dengan sopan sesuai pedoman situs ini
* Anda tidak memiliki akses untuk meninggalkan komentar *

Jasa Pembuatan Aplikasi Website Custom!

Pesan Sekarang!

BERITA POPULER

Tidak Disangka, Nonton Live Streaming Thailand Open Hari Ini, Wakil Indonesia Kembali Berjuang, Saksikan di TVRI