Jago Lagu

Lagi Viral, Penerimaan Pajak Semester I 2021 Naik 4,9 Persen

Lagi Viral, Penerimaan Pajak Semester I 2021 Naik 4,9 Persen

Lagi Viral, Penerimaan Pajak Semester I 2021 Naik 4,9 Persen (Kompas)

YukCopas.my.id - Pemerintah menyebut penerimaan pajak semester I-2021 hingga Rp 557,77 triliun atau 45,36 persen dari target Rp 1.229,6 triliun.

Staf Ahli Bidang Kepatuhan Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Yon Arsal menyatakan penerimaan pajak sebesar Rp 557,77 triliun tersebut mengalami kenaikan sebanyak 4,9 persen dibandingkan realisasi pada periode sama tahun lalu yang hanya Rp 531,77 triliun.

“Ini menunjukkan peningkatan penerimaan yang relatif sangat signifikan dan stabil. Penerimaan pajak ini merupakan cerminan perkembangan perekonomian,” katanya dalam diskusi daring di Jakarta, Rabu.

Penerimaan Pajak Semester I 2021 Naik 4,9 Persen


Yon menuturkan penerimaan pajak ini sudah mulai memasuki zona positif mengingat realisasi semester I-2020 terkontraksi hingga 12 persen dibanding semester I-2019 sebagai dampak terjadinya pandemi COVID-19.

“Itu turunnya sangat dalam kalau kita lihat memang di masa-masa awal pandemi tahun lalu dan sekarang kita sudah mulai memasuki zona positif,” ujarnya.


Ia mengatakan jika dilihat dari per jenis pajak maka hanya PPh NonMigas yang mengalami kontraksi pada semester I-2021 ini yaitu minus 2,91 persen dengan penerimaan sebesar Rp303,17 triliun atau 47,52 persen dari target.

Sementara untuk jenis pajak PPN dan PPnBM, PBB dan pajak lainnya serta PPh Migas telah mampu tumbuh positif pada semester I tahun ini dengan masing-masing 14,84 persen, 22,69 persen, dan 23,54 persen.

Yon merinci untuk realisasi penerimaan PPN dan PPnBM pada semester I ini hingga Rp217,66 persen atau 41,98 persen dari target dan tumbuh 14,84 persen dibanding periode sama tahun lalu yang hanya Rp189,53 triliun.


Untuk PBB dan pajak lainnya terealisasi Rp 14,63 triliun atau 53,67 persen dari target dan tumbuh 22,69 persen dari periode sama 2019 yang sebesar Rp 11,93 triliun.


Kemudian untuk PPh Migas terealisasi Rp 22,31 triliun atau 48,74 persen dari target dan mampu tumbuh 23,54 persen dibanding Rp 18,06 triliun pada periode sama tahun lalu.


Yon menjelaskan baiknya kinerja penerimaan pajak didukung oleh pemulihan aktivitas ekonomi dan peningkatan harga komoditas yang mendorong produksi serta konsumsi sehingga berdampak pada peningkatan ekspor juga impor.

“Mudah-mudahan kita dapat segera keluar dari masa yang kritikal ini dalam waktu singkat sehingga perekonomian kembali ke tren yang baik,” katanya.


(KOM)

Total dibaca: 165x | Berikan Komentar!

Hosting Unlimited Indonesia


Oleh: Putri Cantika
No Internet No Life

Teknologi akan melampaui interaksi manusia. Dunia akan memiliki generasi idiot.

Komentar (0)
* Beli Ketupat Beli Pepaya, Gimana Cara Koment Yaa? *
Video Populer

Jasa Pembuatan Aplikasi Website Database Custom!

Pembuatan Website!

BERITA POPULER

Info Terkini, Pabrik di Asia Mandek Terpukul Perlambatan Ekonomi China