Jago Lagu
Jago Lagu
  • Kamis, 22 Apr 2021
  •  

Lagi Viral, Erick Thohir: Investor Jepang Berminat untuk Kerja Sama dengan BUMN

Lagi Viral, Erick Thohir: Investor Jepang Berminat untuk Kerja Sama dengan BUMN

Lagi Viral, Erick Thohir: Investor Jepang Berminat untuk Kerja Sama dengan BUMN (Kompas)

YukCopas.my.id - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan, beberapa investor dari Jepang tertarik untuk bekerjasama dengan BUMN. Hal tersebut diketahui setelah dia bertemu beberapa instansi dan 20 perusahaan terkemuka asal Jepang. Perusahaan-perusahaan tersebut di antaranya, Mitsubishi Estate, Mitsui, Hanwa, dan Sumitomo. Pertemuan tersebut dilakukan saat Erick menjalani kunjungan kerja ke Jepang. “Para investor Jepang sangat mendukung upaya kita untuk meningkatkan profesionalitas, transparansi, dan akuntabilitas dalam pengelolaan aset-aset BUMN,” ujar Erick dalam keterangan tertulisnya, Senin (7/12/2020).

Mantan bos Inter Milan itu menjelaskan, saat ini Indonesia sedang mengalami transformasi besar-besaran, yang mana BUMN bergerak maju menuju tata kelola, transparansi, dan akuntabilitas yang lebih baik. “Sehubungan dengan rencana pendanaan dan kerja sama dengan beberapa lembaga internasional pada awal 2021, kami sedang mempersiapkan beberapa aset infrastruktur strategis yang sedang dikerjakan BUMN  sesuai jalan tol, bandara, dan pelabuhan laut," kata Erick. Sebelumnya, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan, Jepang bakal investasi sebesar 4 miliar dollar AS atau sekitar Rp 57 triliun untuk pembentukan Sovereign Wealth Fund (SWF) atau Lembaga Pengelola Investasi (LPI) Indonesia.

Ia mengatakan, komitmen investasi itu dinyatakan oleh Gubernur Japan Bank for International Cooperation (JBIC) Maeda Tadashi saat Luhut menjalani kunjungan ke Tokyo, Jepang.

“JBIC siap mendukung pendanaan SWF Indonesia sebesar 4 miliar dollar AS atau Rp 57 triliun, dua kali lipat lebih besar dari yang disampaikan the US International Development Finance Corporation (DFC) - Lembaga pembiayaan asal Amerika Serikat," ujar Luhut dalam keterangan resminya, Sabtu (5/12/0202). Lawatan Luhut ke Tokyo dilakukan bersama Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, serta didampingi Duta Besar RI untuk Jepang, Heri Akhmadi. Dalam kesempatan itu, ia menjalani pertemuan maraton dengan JBIC serta tidak kurang dari 20 investor potensial Jepang lainnya di bidang finance dan energi. Erick mengatakan, komitmen yang disampaikan oleh Gubernur JBIC tersebut akan segera ditindaklanjuti di tingkat teknis. Dia berharap, investasi JBIC dapat mulai masuk ke Indonesia pada kuartal pertama 2021. "Peraturan Pemerintah (PP) yang mengatur SWF Indonesia akan selesai pada pertengahan Desember ini dan tentunya PP tersebut akan semakin percepat pembentukan lembaga dana abadi Indonesia ini," kata dia.

Aktifkan Notifikasimu


Jadilah yang pertama menerima update berita penting, topik menarik, dan informasi lainnya


Aktifkan

Belum berhasil mengaktifkan notifikasi Kompas.com? Klik di sini


(KOM)

Total dibaca: 196x | Berikan Komentar!


Eko Putra
Penulis : Eko Putra
No Internet No Life

Teknologi akan melampaui interaksi manusia. Dunia akan memiliki generasi idiot.

Komentar (2)
Ayuk Kamila
07 Dec 2020, 07:10 WIB

hehehe, kunjungan pertamax. sangat bermnafaat!

Riko Satria
07 Dec 2020, 07:10 WIB

waduh keren abis hehe

Tinggalkan Komentar
Ingatlah untuk selalu berkomentar dengan sopan sesuai pedoman situs ini
* Anda tidak memiliki akses untuk meninggalkan komentar *
TOPIK HANGAT

Jasa Pembuatan Aplikasi Website Custom!

Pesan Sekarang!

BERITA POPULER

Sedang Viral, Jokowi izinkan Pebisnis Besar Masuk ke Industri Rempeyek