Hmmm, Pengusaha Mal Minta Pemerintah Subsidi Gaji Pekerja 50 Persen

Hmmm, Pengusaha Mal Minta Pemerintah Subsidi Gaji Pekerja 50 Persen

Hmmm, Pengusaha Mal Minta Pemerintah Subsidi Gaji Pekerja 50 Persen (Cnn)

YukCopas.my.id - Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja meminta pemerintah memberikan subsidi gaji pekerja sebesar 50 persen guna meringankan beban pengelola pusat perbelanjaan atau mal selama PPKM darurat.

Ia menuturkan mekanisme pemberian subsidi dapat disalurkan langsung kepada pekerja melalui BPJS Ketenagakerjaan. Jika terealisasi, pengusaha hanya menanggung 50 persen gaji.

"Subsidi ini tidak perlu diberikan kepada pusat perbelanjaan tapi langsung diberikan kepada pekerja melalui mekanisme BPJS Ketenagakerjaan atau mekanisme lainnya," ujarnya dalam diskusi Pengenaan Pelarangan Beroperasi Bagi Sektor Industri Manufaktur selama penerapan PPKM Mikro Darurat, Rabu (21/7).

Pengusaha Mal Minta Pemerintah Subsidi Gaji Pekerja 50 Persen


Dampak PPKM Darurat Diperpanjang Versi Pengusaha

Selain bantuan subsidi gaji, ia menuturkan pengusaha mal juga mengusulkan pemberian bantuan lainnya sesuai pelonggaran tarif listrik, pembebasan pajak dan retribusi, hingga biaya sewa.


Alasannya, tahun ini, beban pengusaha mal semakin berat karena dana cadangan sudah habis terkuras untuk bertahan tahun lalu. Kondisi ini diperburuk dengan kebijakan PPKM darurat sehingga mal tutup.

"2020 memang kondisi usaha berat tapi saat itu pusat perbelanjaan masih memiliki beberapa dana cadangan, sehingga masih dapat bertahan gunakan dana itu, tapi dana itu habis terkuras 2020 lalu sehingga memasuki 2021 dalam kondisi tidak memiliki dana cadangan lagi," imbuhnya.

Selain itu, kondisi keuangan pengelola mal juga defisit karena kapasitas mal dibatasi hanya 50 persen pada semester I 2021 lalu. Secara umum, ia mengaku pengusaha mal mendukung kebijakan pemerintah, akan tetapi ia berharap pemerintah dapat membantu meringankan beban mereka.


Beda PPKM Darurat dan PPKM Level 4 Bagi Mal dan Restoran


"Pengorbanan selama satu tahun lebih, sudah hampir dua tahun ini membuat perusahaan menjadi sangat sulit. Akhir tahun lalu ada berita pusat perbelanjaan dijual atau tutup usahanya karena kondisi sudah tidak mampu lagi. Jadi, kami harap kali ini pemerintah dapat bantu pusat perbelanjaan," katanya.


Ia menambahkan sebagian besar pekerja di pusat perbelanjaan atau mal sudah dirumahkan saat ini karena mal tutup selama PPKM darurat. Meski dirumahkan, pekerja tetap menerima gaji baik sebagian juga penuh bergantung kemampuan perusahaan.

Apabila PPKM darurat kembali berlanjut dan mal belum buka, maka Pemutusan Hubungan Kerja tidak dapat dihindari.

Syarat Perjalanan Untuk Daerah PPKM Level 3


"Opsi terakhir adalah PHK, tahapan-tahapan ini bergantung seberapa lama PPKM darurat berlangsung. Kami berharap opsi terakhir PHK tidak terjadi," katanya.

Sebagai informasi, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperpanjang kebijakan PPKM Darurat yang semula berakhir pada 20 Juli menjadi sampai 25 Juli 2021, akan tetapi pemerintah mengubah sebutan kebijakan ini menjadi PPKM Level 4. Hal ini dilakukan untuk menekan lonjakan kasus covid-19.


Bila jumlah kasus menurun, pemerintah berencana menjalani relaksasi berupa pembukaan kegiatan ekonomi secara bertahap, termasuk bagi pusat perbelanjaan.


(ulf/sfr)

(CNN)

Total dibaca: 62x | Berikan Komentar!

Hosting Unlimited Indonesia


Oleh: Ayuk Kamila
No Internet No Life

Teknologi akan melampaui interaksi manusia. Dunia akan memiliki generasi idiot.

Komentar (0)
* Beli Ketupat Beli Pepaya, Gimana Cara Koment Yaa? *
Video Populer

Jasa Pembuatan Aplikasi Website Database Custom!

Pembuatan Website!

BERITA POPULER

Sedang Viral, Ronaldo Muncul di Pramusim Juventus, Allegri Jelaskan Rencana Khusus