Jago Lagu

Wow! Mengenal Stadion Atletik Mimika di Tanah Papua, Dibangun dengan Anggaran Rp 468 Miliar

Wow! Mengenal Stadion Atletik Mimika di Tanah Papua, Dibangun dengan Anggaran Rp 468 Miliar

Wow! Mengenal Stadion Atletik Mimika di Tanah Papua, Dibangun dengan Anggaran Rp 468 Miliar (Kompas)

YukCopas.my.id - Keberadaan infrastruktur olahraga yang dibangun berdesain modern dan megah untuk perhelatan PON Papua harus menjadi kebanggaan masyarakat Papua dan Mimika.

Tidak lama lagi masyarakat di Kabupaten Mimika akan menerima kado spesial berupa infrastruktur olahraga modern bertaraf internasional.

Namanya Stadion Atletik Mimika dan berada di area Mimika Sport Complex, kawasan SP-2, Kelurahan Wanagon, Distrik Mimika, Kota Timika.

Mengenal Stadion Atletik Mimika di Tanah Papua, Dibangun dengan Anggaran Rp 468 Miliar


Dilansir dari Indonesia.go.id, Stadion Atletik ini sudah berstandar Federasi Asosiasi Atletik Internasional (IAAF) Kelas 2 dan dapat menggelar 42 nomor pertandingan dalam atletik.

Stadion dibangun di atas lahan seluas 1.455 meter persegi, dilengkapi lapangan rumput untuk nomor lompat galah, lompat jauh, lempar lembing, lempar cakram, dan tolak peluru.


Sedangkan lintasan lari berbahan sintetis khusus untuk berbagai nomor lari.

Stadion anyar ini dilengkapi sebuah lapangan latihan serta fasilitas penunjang lainnya.

Terdapat pula dua tribun, yakni Tribun Barat dan Tribun Timur yang dapat menampung 3.500 penonton.


Atap Tribun Timur menyerupai ekor burung cenderawasih (Paradisaeidae), satwa endemik Papua yang mendunia dan dikenal juga sebagai burung surga.


Dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2021 di Papua, Stadion Atletik ini akan menjadi tuan rumah perhelatan cabang atletik di klaster Kabupaten Mimika, satu di antara empat klaster PON Papua selain Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, dan Kabupaten Merauke.


Berbagai peralatan pertandingan juga sudah siap digunakan termasuk start block yang dipakai untuk pijakan kaki atlet ketika akan memulai lari untuk nomor lari.

Panitia pelaksana juga sudah mencoba kesiapan photo finish.

"Para atlet sudah mencoba start block dan semuanya siap untuk dipakai lomba," kata Technical Delegate Atletik, Dwi Priyono sesuai dikutip Antara, Senin (4/10/2021).


Pemakaian stadion tersebut diresmikan pada Selasa (5/10/2021) oleh Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan yang juga Ketua Umum Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI).

Peresmian itu juga dihadiri Gubernur Lukas Enembe dan Bupati Mimika Eltinus Omaleng.

Peresmiian sekaligus membuka dimulainya pertandingan cabang atletik.


Dibangun oleh Freeport

Lihat Foto

ANTARA FOTO/ADITYA PRADANA PUTRA

Atlet DKI Jakarta Tryaningsih berselebrasi usai hingga garis finis nomor lari maraton putri PON XX Papua di kompleks Freeport, Kuala Kencana, Kabupaten Mimika, Papua, Sabtu (9/10/2021). Odekta Elviani berhasil meraih medali emas, sementara pelari putri DKI Jakarta lainnya Tryaningsih meraih medali perak dan pelari putri Kalimantan Timur Irma Handayani meraih medali perunggu.

Stadion Atletik ini menjadi bagian dari infrastruktur olahraga modern yang dibangun PT Freeport Indonesia (PTFI) yang dibangun di atas lahan seluas total 12,5 hektare milik Pemerintah Kabupaten Mimika.


Dibangun sejak 2014 dan selesai 23 bulan kemudian atau 2016, Mimika Sport Complex terdiri dari Stadion Indoor yang dapat dipakai untuk cabang bola basket, bola voli, dan bulu tangkis berkapasitas 5.000 penonton.

Ada juga Asrama Atlet dengan 56 kamar untuk menampung 112 orang.

"Kami membangun infrastruktur olahraga agar dapat dipakai untuk Pekan Olahraga Nasional 2021. PTFI menghabiskan anggaran hingga Rp468 miliar. Stadion Atletik yang dibangun merupakan yang terbaik di Indonesia bagian timur," kata Presiden Direktur PTFI Tony Wenas ketika menjalani kunjungan mendadak ke Media Center Kominfo PON Papua Klaster Mimika, Minggu (3/10/2021).

Selama digelarnya PON di klaster Mimika, Stadion Indoor difungsikan sebagai arena cabang bola basket dan Stadion Atletik untuk seluruh nomor lomba cabang atletik.


PTFI juga menerapkan pembangunan infrastruktur olahraga ini dengan campuran dari daur ulang tailing, limbah hasil pengolahan tambang.

Akan dikelola oleh Pemkab Mimika

Lihat Foto

ANTARA FOTO/ADITYA PRADANA PUTRA

Atlet DKI Jakarta Odekta Elvina Naibaho menunjukkan medali emasnya usai menjuarai nomor lari maraton putri PON XX Papua di kompleks Freeport, Kuala Kencana, Kabupaten Mimika, Papua, Sabtu (9/10/2021). Odekta Elviani berhasil meraih medali emas, sementara pelari putri DKI Jakarta lainnya Tryaningsih meraih medali perak dan pelari putri Kalimantan Timur Irma Handayani meraih medali perunggu.

Sementara itu, keberadaan infrastruktur olahraga yang dibangun berdesain modern dan megah untuk perhelatan PON Papua harus menjadi kebanggaan masyarakat Papua dan Mimika.

Venue-venue yang dibangun dengan biaya tak sedikit harus dapat dimanfaatkan sebaik mungkin usai PON Papua.

Namun semua kembali kepada pemerintah daerah bersangkutan karena terkait dengan otonomi daerah.

Hal tersebut dikatakan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainuddin Amali ketika menggelar jumpa pers di Media Center Kominfo PON Papua Klaster Mimika, Hotel Grand Mozza, Timika, Senin (4/10/2021).

Menpora berharap Pemkab Mimika dapat mengelola venue-venue baru selepas PON untuk wadah pembinaan atlet-atlet muda Papua.

Zainuddin juga berjanji akan membantu mengajak para pengurus cabang-cabang olahraga di pusat dan daerah untuk memanfaatkan venue-venue tadi bagi kepentingan berbagai kejuaraan, baik tingkat nasional juga internasional.

Senada dengan Menpora, Tony Wenas pun mengajak Pemkab Mimika untuk memakai venue-venue yang telah dibangun PTFI sebagai sarana pembibitan atlet-atlet muda berpotensi di Papua.

Lihat Foto

ANTARA FOTO/ADITYA PRADANA PUTRA

Atlet DKI Jakarta Odekta Elvina Naibaho menjalani hormat saat akan finis dalam nomor lari maraton putri PON XX Papua di kompleks Freeport, Kuala Kencana, Kabupaten Mimika, Papua, Sabtu (9/10/2021). Odekta Elviani berhasil meraih medali emas, sementara pelari putri DKI Jakarta lainnya Tryaningsih meraih medali perak dan pelari putri Kalimantan Timur Irma Handayani meraih medali perunggu.

Dalam Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) sesuai Peraturan Presiden nomor 86 tahun 2021, disebutkan bahwa akan didirikan 10 sentra keolahragaan nasional di mana Papua adalah salah satunya.

Gubernur Lukas Enembe, menurut Menpora, pernah mengusulkan kepada Presiden Joko Widodo untuk menjadikan Papua sebagai provinsi olahraga.

PON 2021 Papua sendiri diikuti 7.039 atlet dan 3.576 orang ofisial dari 34 provinsi.

Para atlet bertanding pada 37 cabang olahraga, 56 disiplin pertandingan, 681 nomor pertandingan, serta memanfaatkan 44 arena lomba.

Para olahragawan ini akan memperebutkan 681 medali emas, 681 perak, dan 681 perunggu.

PON 2021 Papua akan berlangsung hingga 15 Oktober 2021 mendatang. Sejauh ini seluruh pertandingan dilaksanakan dengan protokol kesehatan ketat, baik bagi atlet, ofisial, juga penonton.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

(KOM)

Total dibaca: 52x | Berikan Komentar!


Oleh: Bayu Setiawan
No Internet No Life

Teknologi akan melampaui interaksi manusia. Dunia akan memiliki generasi idiot.

Komentar (0)
* Beli Ketupat Beli Pepaya, Gimana Cara Koment Yaa? *
Video Populer

Jasa Pembuatan Aplikasi Website Database Custom!

Pembuatan Website!

BERITA POPULER

Bagaimana Bisa? Alasan Baju Astronaut Mahal