Jago Lagu

Wow! Berawal Ambil KTP, Suami Aniaya Istrinya Pakai Senjata Tajam, Pelaku Emosi Ajakan Rujuk Ditolak

Wow! Berawal Ambil KTP, Suami Aniaya Istrinya Pakai Senjata Tajam, Pelaku Emosi Ajakan Rujuk Ditolak

Wow! Berawal Ambil KTP, Suami Aniaya Istrinya Pakai Senjata Tajam, Pelaku Emosi Ajakan Rujuk Ditolak (Tribun)

YukCopas.my.id - Seorang wanita muda berinisial SC (19) menjadi korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

Ia dianiaya oleh suaminya, RD (22) menggunakan senjata tajam.

Akibat penganiayaan itu, korban mengalami luka di bagian wajahnya.

Berawal Ambil KTP, Suami Aniaya Istrinya Pakai Senjata Tajam, Pelaku Emosi Ajakan Rujuk Ditolak


Penganiayaan itu terjadi di Kecamatan Jujuhan, Kabupaten Bungo, Jambi.

Korban yang tak terima dengan perlakuan suaminya kemudian melapor ke polisi.


Kini, RD telah ditangkap guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Diketahui, hubungan rumah tangga pasangan muda itu sudah tak harmonis sejak lama.

Keduanya juga telah pisah ranjang, akan tetapi statusnya masih suami istri.


Mengutip dari Tribun Jambi, penganiayaan itu bermula pada Jumat (27/8/202) sekira pukul 07.00 WIB.


Ketika itu, pelaku mendatangi rumah korban.


Tujuannya, pelaku ingin meminta KTP yang disimpan oleh korban.

Dalam pertemuan itu, pelaku juga meminta maaf dan minta rujuk.

Pelaku mengaku tak mau ada keributan lagi di rumah tangganya.


Namun, permintaan itu ditolak oleh korban.

Mendengar hal itu pelaku langsung emosi dan menganiaya korban.

Kondisi SC (19) warga Jujuhan Bungo yang ditikam setelah menolak suaminya untuk rujuk."Pelaku yang emosi terhadap korban dan bertengkar saat pelaku ditolak istrinya untuk rujuk kembali."


"Pelaku ambil pisau, langsung mengarahkan pisau ke muka korban dan menendang korban, sehingga korban terluka di bagian wajahnya," kata Kapolsek Jujuhan, AKP Wibisono.

Setelah menganiaya korban, pelaku langsung melarikan diri.


Sementara korban dibawa ke rumah sakit dan melaporkan kejadian itu kepada polsek setempat.

Tak sampai 24 jam, polisi mengamankan pelaku yang bersembunyi di rumah orangtuanya.

Selain mengamankan pelaku, petugas juga mengamankan barang bukti berupa satu bilah senjata tajam jenis pisau.


"Pelaku dibekuk beserta barang bukti, yaitu sebilah pisau untuk menusuk korbannya," ujar Wibisono, dilansir Tribun Jambi.

Pelaku dijerat Pasal 44 Ayat (2) Undang-undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga atau Penganiayaan Pasal 351 Ayat (2) KUHPidana.

RD terancam hukuman 10 tahun penjara.

(Tribunnews.com/Nanda Lusiana, TribunJambi.com/Muzzakir)

(TRI)

Total dibaca: 57x | Berikan Komentar!

Hosting Unlimited Indonesia


Oleh: Eko Putra
No Internet No Life

Teknologi akan melampaui interaksi manusia. Dunia akan memiliki generasi idiot.

Komentar (0)
* Beli Ketupat Beli Pepaya, Gimana Cara Koment Yaa? *
Video Populer

Jasa Pembuatan Aplikasi Website Database Custom!

Pembuatan Website!

BERITA POPULER

Parah! Selama Pekan Ini, Harga Emas Antam Turun hingga Rp 25.000 Per Gramnnya