Jago Lagu
  • Selasa, 20 Apr 2021
  •  

Paling Baru, Masa Tenang Rawan Politik Uang, Bawaslu Cianjur Gencar Patroli

Paling Baru, Masa Tenang Rawan Politik Uang, Bawaslu Cianjur Gencar Patroli

Paling Baru, Masa Tenang Rawan Politik Uang, Bawaslu Cianjur Gencar Patroli (Kompas)

YukCopas.my.id - Memasuki masa tenang pilkada, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menggiatkan patroli pengawasan anti politik uang.

Patroli dilakukan dengan melibatkan para pengawas di tingkat tempat pemungutan suara (TPS).

Komisioner Bidang Pengawasn Bawaslu Cianjur Hadi Dzikri Nur mengatakan, pada masa tenang dan menjelang hari pencoblosan, kecenderungan money politics dan kampanye hitam tinggi.

“Karena itu, kita lakukan antisipasi agar hal-hal yang dilarang tidak terjadi,” kata Hadi kepada wartawan, Minggu (6/12/2020).

Disebutkan, saat ini memasuki titik rawan karena semua energi calon akan dimaksimalkan dalam rangka merebut simpati publik hingga detik-detik pencoblosan.


“Biasanya kan saat ini para calon sudah pegang hasil surveinya, sehingga tahu di mana kurangnya dan harus bagaimana,” ujar dia.


Oleh karena itu, lanjut Hadi, selain patroli di lapangan, pihaknya juga akan meningkatkan patroli siber guna memastikan tidak ada aktivitas kampanye terselubung di media sosial

Ditegaskan, segala bentuk kampanye di masa tenang ini dilarang sebagaimana diatur Pasal 187 Undang-undang nomor 1 tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan pemerintah Pengganti Undang-undang nomor 1 tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota menjadi Undang-undang.


"Ada jeratan bagi mereka yang melanggar dengan ancaman pidana 3 bulan penjara dan denda maksimal Rp 1 juta," ucapnya.

Bawaslu Cianjur juga berharap partisipasi masyarakat untuk turut proaktif melapor bila menemukan indikasi politik uang dan kampanye terselubung di media sosial.



"Keterlibatan masyarakat akan memaksimalkan fungsi pengawasan, dan mereka yang melanggar dipastikan menerima sanksi tegas,” kata Hadi.

Sebagai informasi, pemilihan bupati dan wakil bupati Cianjur 2020 akan diikuti empat pasangan calon, terdiri dari tiga paslon yang diusung parpol koalisi dan satu calon dari jalur independen. 

Ada pun keempat paslon tersebut, yakni Herman Suherman-TB Mulyana Syahrudin (PDI-P, Golkar, PPP, PAN, Nasdem), Lepi Ali Firmansyah-Gilar Budi Raharja (PKB, PKS), Oting Zaenal Mutaqien-Wawan Setiawan (Gerindra, Demokrat), dan paslon dari jalur perseorangan, Mochamad Toha-Ade Sobari.


Aktifkan Notifikasimu

Jadilah yang pertama menerima update berita penting, topik menarik, dan informasi lainnya

Aktifkan


Belum berhasil mengaktifkan notifikasi Kompas.com? Klik di sini

(KOM)

Total dibaca: 136x | Berikan Komentar!


Riko Satria
Penulis : Riko Satria
No Internet No Life

Teknologi akan melampaui interaksi manusia. Dunia akan memiliki generasi idiot.

Komentar (0)
Tinggalkan Komentar
Ingatlah untuk selalu berkomentar dengan sopan sesuai pedoman situs ini
* Anda tidak memiliki akses untuk meninggalkan komentar *

Jasa Pembuatan Aplikasi Website Custom!

Pesan Sekarang!

BERITA POPULER

Bagaimana Bisa? Juventus Vs Spezia  Badai Cedera Kencang, Si Nyonya Besar Masih Pincang