Jago Lagu
Jago Lagu

Duh! Hendak Jual 5 Kg Sisik Trenggiling secara Ilegal, Pria Ini Ditangkap Petugas

Duh! Hendak Jual 5 Kg Sisik Trenggiling secara Ilegal, Pria Ini Ditangkap Petugas

Duh! Hendak Jual 5 Kg Sisik Trenggiling secara Ilegal, Pria Ini Ditangkap Petugas (Kompas)

YukCopas.my.id - Seorang pria ditangkap oleh tim gabungan dari Polres Tapanuli Utara dan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Sumatera Utara (BBKSDA Sumut) di Tarutung.

Pria itu tertangkap tangan hendak menjual lima kilogram sisik trenggiling.

4+

Hendak Jual 5 Kg Sisik Trenggiling secara Ilegal, Pria Ini Ditangkap Petugas


KOMPAS.com: Berita Terpercaya

Baca Berita Terbaru Tanpa Terganggu Banyak Iklan


Dapatkan Aplikasi

Barang bukti sisik trenggiling

Humas BBKSDA Sumut, Handoko Hidayat mengatakan, pria tersebut berinisial RS.


Penangkapan dilakukan setelah tim BBKSDA menerima informasi rencana perdagangan sisik trenggiling.


Dari informasi itu, Kepala Seksi Konservasi Wilayah IV Tarutung, Bidang KSDA Wilayah II BBKSDA Sumut, Manigor Lumbantoruan berkoordinasi dengan Polres Tapanuli Utara untuk sama-sama menjalani penindakan pada Rabu (17/11/2021) siang.


Tim gabungan menjalani operasi tangkap tangan terhadap seorang pelaku di sekitar Jln. Balige - Tarutung Kilometer 1 Tarutung.

"Pelaku berinisial RS, ditangkap tangan barang buktinya sisik trenggiling sebanyak lima kg," katanya, Jumat (19/11/2021).

Setelah ditangkap, warga Desa Paricoran, Kecamatan Garoga, Kabupaten Tapanuli Utara itu mengaku sisik trenggiling tersebut diperolehnya dari Kecamatan Garoga.


"Sisik trenggiling ini rencananya akan diperdagangkan secara ilegal, akan tetapi keburu ditangkap oleh petugas," katanya.

 

Lihat Foto


SHUTTERSTOCK/PATRICK FONSECA

Ilustrasi trenggiling, hewan yang diburu dan dijadikan bahan obat tradisional


Satwa dilindungi

Handoko belum dapat menjelaskan secara detail riwayat kejahatan pelaku karena masih dalam pemeriksaan di Polres Tapanuli Utara.

Barang bukti yang disimpan dalam karung di mobil RS kini sudah disita.


Handoko menambahkan, trenggiling merupakan satwa liar yang dilindungi.

Hal itu berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1999 tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa jo Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor : P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa Yang Dilindungi.

Dijelaskannya, di Pasal 21 ayat 2 huruf d Undang-undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya menyebutkan: setiap orang dilarang untuk memperniagakan, menyimpan atau memiliki kulit, tubuh, atau bagian-bagian lain satwa yang dilindungi atau barang-barang yang dibuat dari bagian-bagian satwa tersebut atau mengeluarkannya dari suatu tempat di Indonesia ke tempat lain di dalam atau di luar Indonesia.

Bagi yang dengan sengaja menjalani pelanggaran ketentuan tersebut, menurut pasal 40 ayat 2, diancam dengan pidana penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak Rp 100 juta.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

(KOM)

Total dibaca: 84x | Berikan Komentar!


Oleh: Riko Satria
No Internet No Life

Teknologi akan melampaui interaksi manusia. Dunia akan memiliki generasi idiot.

Komentar (0)
* Beli Ketupat Beli Pepaya, Gimana Cara Koment Yaa? *
Video Populer

Jasa Pembuatan Aplikasi Website Database Custom!

Pembuatan Website!

BERITA POPULER

Info Terkini, Irfan Jaya dan Deretan Pemain yang Dilepas PSS Jelang Putaran Kedua Liga 1