Jago Lagu
Jago Lagu

Cari Tahu, 7 Fakta Terbakarnya Kilang Minyak di Cilacap, Bukan yang Pertama, Terjadi Saat Hujan Lebat

Cari Tahu, 7 Fakta Terbakarnya Kilang Minyak di Cilacap,  Bukan yang Pertama, Terjadi Saat Hujan Lebat

Cari Tahu, 7 Fakta Terbakarnya Kilang Minyak di Cilacap, Bukan yang Pertama, Terjadi Saat Hujan Lebat (Kompas)

YukCopas.my.id - Kebakaran terjadi di area PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Cilacap, Jawa Tengah Pada Sabtu (13/11/2021) sekitar pukul 19.20 WIB.

Petugas langsung menjalani pemadaman api yang membutuhkan waktu sekitar tiga jam.

Setelah itu petugas akan menjalani cooling hingga kondisi normal dan tidak ada lagi titik api yang menyala.

7 Fakta Terbakarnya Kilang Minyak di Cilacap, Bukan yang Pertama, Terjadi Saat Hujan Lebat


Peristiwa ini bukan yang pertama. Pada Juni 2021, satu kilang Pertamina di Cilacap juga terbakar.

Berikut 7 fakta kasus terbakarnya kilang minyak di Cilacap:


1. Terjadi saat hujan dan petir

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, peristiwa terbakarnya kilang pertamani di Cilacap terjadi saat hujan lebat disertai petir.

Menuurt Khozinul Akhlaq (55), warga sekitar, kebaran terjadi sekitar pukul 19.10 WIB.


"Kondisi hujan disertai petir. Pas petir yang paling keras, baru itu langsung menyala," kata Khozinul saat ditemui pada Sabtu malam.


2. Berjarak 500 meter dari pemukiman


Lokasi kebakaran tangki minyak PT Kilang Pertamina Internasional 9KPI) Cilapap hanya berjarak sekitar 500 meter dari pemukiman warga.

Pemukiman warga yang cukup padat tersebut berada di Kelurahan Lomanis, Kecamatan Cilacap Tengah.

Peristiwa tersebut mmebuat warga panik dan berhamburan keluar.


"Warga langsung berhamburan pada lari keluar rumah. Ibu-ibu panik," ujar Khozinul, warga sekitar.

Hal senada juga diungkapkan Abadullah (35). Ia baru mengetahui jika ada kebakaran saat warga berhamburan keluar rumah.

"Saya tahu-tahu api sudah membesar," kata Abdullah.


3. Sekitar 80 warga dievakuasi

Lihat Foto

KOMPAS.com/FADLAN MUKHTAR ZAIN

Kebakaran kilang Pertamina terlihat dari permukiman warga di Kelurahan Lomanis, Kecamatan Cilacap Tengah, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Sabtu (13/11/2021).

PT Pertamina (Persero) menjalani evakuasi pada 80 warga dari Kelurahan Lomanisdi yang berada di sekitar tangki Kilang Cilacap yang terbakar.


Warga dievakuasi ke tempat pengungsian sementara di Aula Kelurahan Lomanis dan Masjid Baitul Munir, Lomanis.

Hal itu disampaikan Pertamina dalam siaran pers resmi kepada wartawan, Sabtu (13/11/2021).

"Untuk masyarakat yang berlokasi di area terdekat dengan lokasi, akan dilakukan evakuasi untuk memindahkan masyarakat ke area yang lebih aman," tulis Pertamina dalam siaran persnya.

4. Hanya satu tangki yang terbakar

General Manager PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Cilacap Eko Sunarno mengatakan hanya ada satu kilang yang terbakar pada Sabtu malam.


Satu tangki 36T 102 tersebut memiliki kapasitas 31.000 kiloliter dan berisi komponen pertalite.

"Alhamdulillah kondisi tangki dapat diisolasi, sehingga hanya tangki 36T 102 saja, tangki sebelahnya kami kendalikan," jelas Eko saat konferensi pers di Cilacap, Sabtu (13/11/2021) malam.

"Jadi ini belum jadi produk pertalite. Kejadian (kebakaran) tersebut bersamaan dengan petir," ucapnya.

5. Berhasil dipadamkan

Lihat Foto

Dok. Pertamina

Tangki bahan bakar minyak (BBM) Pertamina di area Kilang Cilacap, Jawa Tengah

Dalam keterangan pers resminya kepada Kompas.com, Sabtu, Pertamina menjelaskan bahwa upaya pemadaman dilakukan secara intensif dengan menggunakan high capacity foam monitor pada tangki yang terbakar.

Sementara itu, untuk tangki di sekitar lokasi terbakar dilakukan pendinginan dengan water sprinkle guna menghentikan merambatnya kebakaran.

Adapun bahan pemadaman adalah campuran air dan foam (busa).

Direktur PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Djoko Priyono mengatakan butuh waktu sekitar 3 jam untuk memadamkan api.

Setelah itu, menurut Djoko, pemadaman dilanjutkan dengan metode pendinginan.

"Dilanjutkan cooling hingga pagi hari sampai normal, supaya tidak ada lagi titik api yang menyala," kata Djoko.

6. Tak ada korban jiwa

General Manager PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Cilacap Eko Sunarno memastikan tak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut.

Menurutnnya seluruh pekerja yang ada di dalam telah berhasil dievakuasi keluar.

"Pekerja yang ada di dalam, terutama dari pihak ketiga, dapat kami evakuasi keluar," kata Eko.

Sementara sekitar 80 warga yang tinggal di sekitar kilang minya berhasil dievakuasi di lokasi yang lebih aman.

7. Bukan yang pertama

Kebakaran kilang minyak di Cilacap pada Sabtu (13/11/2021) malam bukan yang pertama.

Kebakaran melanda salah satu tangki (bundwall) berisi Benzene di area Kilang Pertamina RU IV Cilacap, Jawa Tengah, Jumat (11/6/2021) pukul 19.45 WIB

Saat kejadian, hujan lebat disertai petir di sekitar lokasi. Upaya pemadaman api dilakukan dengan melibatkan 50 tenaga pemadam yang menyemprotkan foam ke arah titik api.

Tangki yang terbakar hanya berisi 1/3 kapasitas saja, yakni sebanyak 1.100 barel Benzene dari kapasitas semestinya yang dapat menampung hingga 3.000 barel.

SUMBER: KOMPAS.com (Penulis: Fadlan Mukhtar Zain | Editor : Abba Gabrillin, Priska Sari Pratiwi, Yoga Sukmana)Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

(KOM)

Total dibaca: 64x | Berikan Komentar!


Oleh: Nurul Cahyaning
No Internet No Life

Cari tahu apa saja yang ada di Internet, dan informasi paling viral hari iniTeknologi akan melampaui interaksi manusia. Dunia akan memiliki generasi idiot.

Komentar (0)
* Beli Ketupat Beli Pepaya, Gimana Cara Koment Yaa? *
Video Populer

Jasa Pembuatan Aplikasi Website Database Custom!

Pembuatan Website!

BERITA POPULER

Paling Baru, Vanessa Angel dan Suaminya Tewas Dalam Kecelakaan Tunggal di Tol Nganjuk, Ini Penjelasan Polisi