Jago Lagu
Jago Lagu

Bagaimana Bisa? Pemprov Kalbar Belum Terapkan Vaksinasi “Door to Door”, Ini Alasannya…

Bagaimana Bisa? Pemprov Kalbar Belum Terapkan Vaksinasi “Door to Door”, Ini Alasannya…

Bagaimana Bisa? Pemprov Kalbar Belum Terapkan Vaksinasi “Door to Door”, Ini Alasannya… (Kompas)

YukCopas.my.id - Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Barat (Kalbar) Harisson memastikan belum akan menerapkan vaksinasi door to door dalam waktu dekat ini.

Menurut Harisson, vaksinasi dari rumah ke rumah baru dapat dilaksanakan, jika capaian vaksin sudah hingga 80-90 persen.

Sedangkan capaian vaksinasi Covid-19 di Kalbar baru 15,53 persen.

Pemprov Kalbar Belum Terapkan Vaksinasi “Door to Door”, Ini Alasannya…


“Capaian kita di Kalbar baru 15,53 persen. Door to door itu dilaksanakan kalau capaian kita sudah hingga 80-90 persen dari jumlah penduduk sasaran. Jadi kita sweeping supaya dapat 100 persen dengan cara door to door,” kata Harisson kepada wartawan, Minggu (22/8/2021).

Harisson melanjutkan, vaksinasi rumah ke rumah tidak akan efektif jika sekarang dilakukan sekarang, karena akan kehadapatn waktu dan tenaga.


“Petugas harus berkeliling, sudahlah dapatnya sedikit, juga akan menyita waktu banyak. Padahal sementara ini vaksinasi massal yang kita laksanakan selalu membludak. Jadi kita lakukam dulu yang kegiatan vaksinasi masal,” terang Harisson.

Diberitakan sebelumnya, Pesiden Joko Widodo meminta vaksinasi dari rumah ke rumah oleh Badan Inteijen Negara terus dilanjutkan.

Hal itu disampaikan Jokowi saat memberikan pengantar pada rapat terbatas PPKM darurat 16 Juli 2021 yang ditayangkan YouTube Sekretariat Presiden, dilansir Kompas Nasional, Sabtu (17/7/2021).


Sementara itu, Kepala BIN Budi Gunawan dilansir Kompas Nasional, Rabu (14/7/2021) lalu, menyatakan, pihaknya sudah menjalani jemput bola untuk vaksinasi secara serentak pada Rabu (14/7/2021).


Kegiatan itu dilaksanakan di 14 provinsi daerah episentrum dan menyasar 19.000 warga.


"Ada 15 kabupaten kota dan 32 titik," kata Budi yang ditayangkan YouTube Sekretariat Presiden, Rabu.

Budi menyebutkan, provinsi yang jadi wilayah vaksinasi serentak adalah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Bali, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, dan Papua.


(KOM)

Total dibaca: 85x | Berikan Komentar!


Oleh: Eko Putra
No Internet No Life

Teknologi akan melampaui interaksi manusia. Dunia akan memiliki generasi idiot.

Komentar (0)
* Beli Ketupat Beli Pepaya, Gimana Cara Koment Yaa? *
Video Populer

Jasa Pembuatan Aplikasi Website Database Custom!

Pembuatan Website!

BERITA POPULER

Harus Tahu Pembiayaan Logam Mulia WOM Finance Incar Milenial